Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Iming-iming Trading Ratusan Juta, Warga Bontang Laporkan Dugaan Investasi Bodong

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dugaan praktik investasi bodong kembali mencuat di Kota Bontang. Seorang warga melaporkan kasus penipuan berkedok investasi trading ke Polres Bontang setelah mengaku mengalami kerugian Rp10 juta akibat janji keuntungan ratusan juta rupiah yang tak pernah terealisasi.

Korban, Farah Windah Dachistany (35), melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bontang pada Sabtu (10/1/2026) malam. Ia mengaku tergiur tawaran investasi trading yang ditawarkan oleh terduga pelaku berinisial DE, yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu relatif singkat.

Farah menjelaskan, ia telah mengenal terduga pelaku sejak 2009. Namun hubungan keduanya sebatas sebagai pelanggan di usaha miliknya. Seiring berjalannya waktu, DE menawarkan skema investasi trading dengan iming-iming keuntungan fantastis dalam jangka waktu tiga bulan sejak dana ditransfer pada Juli 2025.

“Ditawarin saya, dia bilang, kamu gak capek kah jualan terus, ini loh ada trading, coba belajar trading kata De, karena aku gak paham dia lah yang mainkan trading itu,” ungkapnya, Minggu (11/1/2026).

Namun hingga melewati batas waktu yang dijanjikan, keuntungan yang disebut mencapai Rp500 juta hingga Rp800 juta tak kunjung diterima korban.

“Gak ada kami terima sampai Desember 2025, mba De ini memang terkenal sultan UMKM suka bantu UMKM Bontang, jadi banyak yang percaya sama dia, karena saya up di media jadi banyak yang DM saya mengaku korban juga, ada kali sekitar 10 orang,” tandasnya.

Farah menyebut, setelah pengakuannya diunggah ke media sosial, sejumlah pihak menghubunginya dan mengaku mengalami kejadian serupa. Namun hingga kini, baru dirinya yang secara resmi melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum.

“Saya sudah buat laporan ke Polres Bontang tadi malam, tapi baru saya yang lapor, korban yang lainnya belum buat,” ujarnya.

Baca Juga  Pegawai Hotel Ditemukan Terbujur Kaku di Kontrakannya

Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim AKP Randy Anugrah membenarkan adanya laporan dugaan investasi bodong tersebut. Pihak kepolisian memastikan laporan korban telah diterima dan sedang ditindaklanjuti.

“Iya, tadi malam masuk laporannya. Baru satu orang yang melapor, pasti akan segera kami selidiki,” ujarnya kepada kitamudamedia.com, Minggu (11/1/2026).

Polres Bontang memastikan akan mendalami laporan tersebut. AKP Randy juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan janji keuntungan tidak wajar serta segera melapor jika merasa menjadi korban, guna memudahkan proses penyelidikan lebih lanjut.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply