KITAMUDAMEDIA

Menjamur Lagi, Pedagang Kaki Lima Pasar Tamrin Bontang Bakal Ditertibkan Usai Pemilu

Foto : Beberapa pedagang kaki lima yang berjualan di pinggi jalan Pasar Tamrin (Doc. Yuli)

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pedagang kaki lima kembali menjamur di kawasan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Kota Bontang. Terutama pada pagi dan sore hari. Keberadaannya dianggap mengganggu arus lalu lintas. Lantaran sisi kanan dan kiri jalan kerap dipenuhi pedagang.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kota Bontang, Nurfaidah mengaku aktivitas pedagangan tersebut masih jadi masalah yang berulang kali muncul, meskipun sudah ditertibkan.

“Ini sudah menjadi PR besar buat kami,” kata Nurfaidah, ditemui Selasa (6/2/2024).

Meski begitu, Nurfaidah yang baru menjabat sebagai kepala UPTD pasar itu mengaku akan mempelajari dahulu langkah seperti apa yang akan dilakukan untuk menertibkan pedagang kaki lima tersebut. Serta membahasnya dengan beberapa pihak terkait seperti kelurahan, RT, juga Satpol PP.

Rencananya, ia akan membentuk tim untuk melakukan pemantauan. Bukan hanya di Pasar Tamrin, termasuk Pasar Telihan dan Pasar Citra Mas Loktuan.

“Saya sudah adakan rapat internal Senin kemarin. Akan kita bentuk seperti piket untuk menjaga ketertiban di pasar. Mungkin kami bergeraknya nanti setelah Pileg (Pemilihan Legislatif) selesai,” ucapnya.

Ia merasa perlu bergerak cepat, pasalnya bukan hanya arus lalu lintas yang terganggu. Keberadaan pedagang kaki lima itu juga dinilai membuat lingkungan sekitar pasar menjadi kotor.

“Pedagang emperan itu biasanya kalau habis berjualan sampahnya ditinggal, jadi tambah terlihat kumuh,” tuturnya.

Dikonfirmasi tempat berbeda, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang Ahmad Yani mengatakan, terkait penertiban pedagang pasar yang berjualan di pinggir jalan, pihaknya telah mendiskusikan hal tersebut bersama Asisten II Pemerintah Kota Bontang.

“Sudah kami diskusikan dan akan diagendakan rapat terpadu dengan OPD terkait untuk membahas penanganannya seperti apa,” pungkasnya.(*)

Reporter : Yulia.C
Editor : Nur Aisyah Nawir

Exit mobile version