Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

6 Rumah di Lok Tuan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Enam rumah terbakar di Jalan Kapal Pinisi 7 RT 41 Lok Tuan, diduga akibat korsleting listrik.

Salah satu pemilik rumah Rahmiani mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya sedang berada di luar rumah.

“Waktu kejadian saya sedang diluar lagi main badminton di selambai, jadi rumah kosong,” ungkapnya pada media, Senin (08/7/2024).

Lanjut, ia mengatakan dari informasi tetangga ada ledakan terdengar dari dalam rumah seketika keluar kepulan asap.

“Kata tetangga ada ledakan, sepertinya korslet dari kulkas didalam rumah, untungnya tidak ada anak saya di dalam rumah, biasanya kalau saya pergi main badminton gak pernah mau ikut,” pungkasnya.

Dari kejadian tersebut, dirinya mengalami kerugian berkisar ratusan juta, “Sampai ratusan juta, jualan hangus semua tidak ada yang bisa diselamatkan,ju di dalam rumah juga ada uang cash Rp.10 juta,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkartan) Kota Bontang Amiluddin menyampaikan, kebakaran terjadi Minggu (07/7/2024) pukul 20.50 wita.

Dari kejadian tersebut 6 rumah yang terbakar, terinci 3 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang, 1 rumah rusak ringan dan 1 terdampak.

“Belum tahu pasti penyebab nya, kalau dari informasi tetangga ada suara ledakan yang kuat dugaan adanya korsleting listrik “ pungkasnya.

Ia juga mengatakan, ada beberapa kendala yang dialami selama proses pemadaman, seperti aliran listrik yang lamban diputus oleh pihak PLN yang mengakibatkan petugas harus berhati-hati masuk ke wilayah yang terbakar, dan juga akses jalan yang sempit sehingga harus berputar untuk menjangkau rumah bagian belakang yang terbakar.

Dalam proses pemadaman Disdamkartan menurunkan sebanyak 90 personel.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati saat meninggalkan rumah pastikan sambungan listrik ataupun kompor dalam keadaan aman.

Baca Juga  Cegah Virus Korona, Bandara APT Pranoto Samarinda Dipasangi Thermal Scanner

Reporter : Yulia.C
Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply