KITAMUDAMEDIA

Kasus Tertinggi: 35 Persen Balita di Bontang Lestari Alami Stunting, Dinkes Fokus Pesisir

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Bontang, Bambang Sri Mulyono saat memaparkan data stunting 2024

KITAMUDAMEDIA, Bontang– Kelurahan Bontang Lestari mencatat angka stunting tertinggi di Kota Bontang pada Agustus 2024. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Bontang Lestari mencapai 35 persen, jauh melampaui kelurahan lain di Kota Bontang. Dari 431 balita yang terdaftar di Bontang Lestari, 166 di antaranya mengalami stunting.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bontang, Bambang Sri Mulyono, menegaskan bahwa wilayah pesisir menjadi perhatian utama dalam penanganan masalah ini.

“Daerah pesisir seperti Bontang Lestari dan Berbas Pantai mencatat prevalensi tertinggi. Ini menunjukkan adanya masalah mendasar yang harus segera diatasi,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).

Tak hanya Bontang Lestari, Kelurahan Berbas Pantai juga mencatat prevalensi stunting sebesar 27,5 persen, dengan 112 anak terdiagnosis stunting dari 929 balita. Tanjung Laut Indah berada di urutan ketiga dengan prevalensi 27,2 persen.

Bambang mengakui, minimnya akses ke fasilitas kesehatan dan rendahnya partisipasi masyarakat di Posyandu menjadi tantangan serius di wilayah pesisir.

“Partisipasi masyarakat yang rendah membuat kami sulit melakukan intervensi tepat waktu. Wilayah pesisir menjadi fokus utama kami menjelang akhir tahun ini,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus berupaya memperkuat akses layanan kesehatan di wilayah pesisir Bontang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih aktif memantau kesehatan balita mereka melalui Posyandu. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kasus stunting dapat ditekan dalam waktu dekat.(Adv)

Reporter: Yulia C.
Editor: Icha Nawir

Exit mobile version