Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Syafliansah: Antusiasme Olahraga Masyarakat Kukar Harus Diimbangi Sarpras

KITAMUDAMEDIA, Tenggarong – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat terhadap berbagai kegiatan olahraga.

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansah menyebut bahwa semangat masyarakat dalam mengikuti dunia olahraga merupakan modal sosial yang sangat berharga. Menurutnya, hal ini menjadi indikator bahwa olahraga memiliki daya hidup yang kuat di tengah masyarakat Kukar dan patut dijadikan fondasi pembangunan sektor kepemudaan dan olahraga ke depan.

“Ini aset besar bagi kami. Antusiasme masyarakat adalah modal sosial yang sangat penting dalam pembangunan olahraga di daerah,” ujar Syafliansah, Rabu (23/4/2025).

Namun di balik semangat tinggi tersebut, masih ada tantangan besar yang dihadapi, terutama dari sisi ketersediaan sarana dan prasarana. Syafliansah menyoroti bahwa tidak sedikit atlet asal Kukar yang mampu meraih prestasi meski harus berlatih dalam kondisi yang serba terbatas dan fasilitas yang minim.

“Kami terus lakukan pemetaan dan pembenahan sarpras agar ke depan tidak ada lagi atlet yang berjuang dengan kondisi yang memprihatinkan,” ungkapnya.

Kukar sendiri tercatat sebagai salah satu penyumbang atlet terbanyak kedua di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dari Kalimantan Timur. Capaian ini menunjukkan bahwa potensi sumber daya manusia di bidang olahraga di Kukar sangat besar dan perlu terus ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Sebagai bagian dari upaya pembinaan, sambung dia, pihaknya terus menggencarkan pelatihan serta peningkatan lisensi bagi tenaga kepelatihan. Langkah ini tidak hanya menyasar pelatih teknik, tetapi juga pelatih fisik dan pelatih pemulihan cedera, yang selama ini sering kali dirangkap oleh satu orang.

“Ke depan penanganan harus lebih profesional. Setiap peran dalam dunia olahraga, termasuk pelatih fisik dan pemulihan cedera, perlu ditangani secara spesifik agar pembinaan bisa maksimal,” pungkas Syafliansah. (adv/dr)

Baca Juga  Sekolah di Gusung akan Tambah Ruangan, Anggaran Rp 800 Juta

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply