KITAMUDAMEDIA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, menilai sektor pariwisata sebagai peluang besaryang belum tergarap optimal. Ia menyebut bahwa pembangunaninfrastruktur wisata harus dipercepat agar potensi ekonomi darisektor ini dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
“Pariwisata itu tidak hanya tentang promosi. Infrastruktur adalahkuncinya. Kalau jalannya rusak, fasilitas tidak layak, wisatawanjuga malas datang,” ungkap Subandi.
Menurutnya, kabupaten seperti Berau memiliki daya tarik kelasdunia, namun terhambat oleh akses dan minimnya fasilitaspendukung. Subandi mengusulkan agar pemerintah daerah mulaimenyusun rencana induk pembangunan infrastruktur wisataberbasis wilayah.
“Berau itu luar biasa potensinya. Tapi akses menuju lokasi-lokasi wisata, seperti pantai dan kawasan konservasi, masihminim. Ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya.
Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur wisataakan berdampak langsung pada ekonomi lokal, mulai daripelaku UMKM, jasa transportasi, hingga sektor penginapan.
“Kalau ini dikembangkan dengan serius, multiplier effect-nyaakan sangat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Subandi juga meminta agar program-program pembangunansektor pariwisata dijadikan bagian dari agenda prioritas RPJMD 2025–2029. Ia yakin bahwa peningkatan aksesibilitas dan kenyamanan wisata akan menjadi magnet bagi wisatawandomestik maupun internasional.(*Adv)
Editor: Redaksi.



