Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Sapto Setyo Pramono Dorong Pengelolaan SampahBerstandar di TPA Sambutan: “Saatnya Ubah Sampah Jadi Sumber Daya”

KITAMUDAMEDIA – Masalah sampah bukan lagi sekadar isukebersihan, melainkan tantangan lingkungan dan tata kelola kotayang membutuhkan perhatian serius. Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segeramenerapkan sistem pengelolaan sampah berstandar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan.

Dalam kunjungannya baru-baru ini, Sapto menyoroti pentingnyakemandirian daerah dalam menangani persoalan sampah, seraya menyampaikan bahwa permasalahan ini juga menjaditantangan besar di banyak kota besar lainnya di Indonesia.

“Kalau tidak ditangani dengan baik, sampah bisa menimbulkanberbagai dampak negatif, baik terhadap lingkungan maupunkesehatan masyarakat. Karena itu, pengelolaan yang efektif dan sistematis sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Menurut Sapto, solusi tidak bisa hanya mengandalkanpemerintah pusat. Masyarakat juga harus dilibatkan secara aktif, dimulai dari lingkungan terkecil—RT dan kelurahan—denganmengedepankan edukasi dan sosialisasi berkelanjutan.

TPS (Tempat Pembuangan Sementara), lanjutnya, juga harusditempatkan secara bijak agar tidak berdekatan dengan fasilitasumum seperti sekolah atau kawasan permukiman padat.

“Sosialisasi soal pengelolaan sampah harus dilakukan hingga ketingkat RT. Masyarakat perlu memahami cara memilah sampahorganik dan anorganik, serta potensi daur ulang yang bisadimanfaatkan secara ekonomi,” jelasnya.

Baginya, regulasi tanpa edukasi hanya akan menjadi aturan di atas kertas. Edukasi yang tepat, menurut Sapto, menjadi kunciutama agar masyarakat bisa ikut terlibat aktif dan tidak hanyamembuang sampah, tapi juga mampu melihat potensiekonomis dari pengelolaan sampah.

Tak hanya memberikan saran, Sapto juga menaruh harapanbesar pada Wali Kota Samarinda terpilih ke depan. Iaberharap hasil studi banding ke luar negeri yang dilakukanjajaran Pemerintah Kota Samarinda terkait pengelolaan sampahdapat segera diimplementasikan secara nyata.

“Pengalaman dan ilmu dari luar negeri tentu akan sangat bermanfaat jika bisa diterapkan di Samarinda. Kita ingin melihatperubahan nyata dalam sistem pengelolaan sampah kota ini,” ujarnya optimistis.

Baca Juga  Menaker Batalkan Aturan JHT Hanya Boleh Cair Usia 56 Tahun

Dengan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, Sapto yakin bahwa pengelolaan sampah di Samarinda bisamenjadi lebih modern, efisien, dan berdampak langsungterhadap kualitas hidup warga. (Adv/DPRDKaltim)

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply