Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Remaja yang Dihamili Ayah Tirinya di Bontang Jalani Pemulihan Psikologis

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Seorang remaja berusia 14 tahun di Bontang, yang menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah tirinya, saat ini tengah menjalani bimbingan psikologis intensif dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bontang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Bontang, Sukmawati, menjelaskan bahwa Pendampingan tersebut dilakukan menyusul trauma mendalam yang dialami korban akibat insiden tragis tersebut. Kondisi korban yang masih sangat muda menambah berat beban psikologis yang harus ditanggung.

“Pasca kejadian tersebut, korban mengalami trauma, apalagi kondisinya masih berusia 14 tahun, di mana usia tersebut masih terbilang sangat muda. Korban harus menerima kenyataan pahit mengalami kekerasan seksual dari orang terdekatnya,” ujar Sukmawati, kepada redaksi, Selasa (1/7/2025).

Pihak UPT PPA akan terus mendampingi korban hingga anak tersebut pulih dari trauma dan siap kembali berinteraksi dengan lingkungannya.

“Korban sekarang dalam penanganan PPA, sudah dilakukan pendampingan BAP maupun Psikologi dari kami, akan kami dampingi sampai korban siap kembali ke lingkungan ya,” ujar Sukmawati.

Diberitakan sebelumnya, fakta mengejutkan terkuak, seorang remaja berusia 14 tahun di Bontang dinyatakan hamil tiga bulan, akibat perbuatan bejat ayah tirinya.

Kepala Kepolisian Resor Bontang, AKBP Alex Freatian Lumban Tobing, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Hari Supranoto menjelaskan bahwa mulanya sang ibu membawa korban ke puskesmas karena khawatir dengan keluhan sakit kepalanya. Namun, saat diperiksa, petugas puskesmas menemukan fakta bahwa korban sedang hamil dengan usia kandungan kurang lebih tiga bulan.(*)

Reporter: Yulia.C

Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Sekda Kukar Hadiri Dialog Publik untuk Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat di Kalimantan Timur

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply