KITAMUDAMEDIA, Bontang – Enam server milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang yang sempat error akibat terkena tetesan air hujan kini telah kembali beroperasi normal.
Gangguan terjadi pada 16 Juli 2025, setelah atap kantor Diskominfo mengalami kebocoran karena tertimpa menara (tower). Insiden ini langsung ditindaklanjuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati, dengan menggelar rapat untuk menelusuri penyebab gangguan.
“Waktu server gangguan hari itu juga saya langsung memimpin rapat, setelah dicek ternyata ada enam server yang terkena air karena atap bocor habis tertimpa tower, tapi alhamdulillah tidak ada yang rusak,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (25/7/2025).
Aji menyebut, mengingat harga server yang cukup tinggi, Pemerintah Kota Bontang berencana memindahkan perangkat tersebut ke lokasi yang lebih aman. Rencana itu telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Di RPJMD 2025–2029 sudah masuk untuk rencana gedung pusat data yang baru agar lebih aman, entah nanti akan dibangun yang baru yang memenuhi standar, bisa bangunan baru bisa juga memanfaatkan bangunan lama yang ada tinggal direhab,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Diskominfo Bontang, Anwar Sadat, memastikan kondisi server kini telah stabil dan tidak mengalami kerusakan permanen.
“Server yang error kemarin sudah aman, tidak ada kerusakan. Sebagai upaya mengurangi risiko, kami ada beli server di provinsi untuk membackup data,” tandasnya.(*)
Reporter: Yulia C.
Editor: Icha Nawir



