KITAMUDAMEDIA

Pendapatan Pelabuhan Lok Tuan Melejit, Pemkot Bontang Tancap Gas Revitalisasi

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meninjau langsung fasilitas Pelabuhan Lok Tuan didampingi Kepala KSOP Bontang Kristina Anthon, Direktur PT LBB Haryadi, dan sejumlah pejabat OPD (Foto: Yulia C)

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pendapatan pengelolaan Pelabuhan Lok Tuan melonjak signifikan sejak pergantian pimpinan PT Laut Bontang Bersinar (LBB) pada Maret 2025. Kini, pemasukan mencapai Rp700–900 juta per bulan.

Melihat tren positif ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan langkah revitalisasi besar untuk menjadikan pelabuhan yang berdiri sejak 2003 itu sebagai pusat ekonomi maritim yang modern.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai peningkatan pendapatan yang terjadi harus diimbangi dengan pembenahan menyeluruh, agar potensi pelabuhan dapat dimaksimalkan. Menurutnya, perbaikan infrastruktur dan tata kelola bukan hanya berdampak pada kelancaran aktivitas bongkar muat, tetapi juga berperan langsung dalam menambah pemasukan negara dan daerah melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan optimalisasi dan pengelolaan yang tepat, Pelabuhan Lok Tuan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Saya ingin wajah pelabuhan ini diperbarui sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi PNBP dan PAD Bontang,” tegasnya, saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Lok Tuan, Rabu (13/8/2025).

Dikatakan Neni, rencana revitalisasi tidak mencakup pengurukan lahan di sisi kiri pelabuhan seluas 4 hektare. Pemkot memilih memasang tiang pancang dan memperkuat struktur dermaga agar pelabuhan dapat berfungsi sebagai pelabuhan multi-purpose, penahan ombak, sekaligus jalur bongkar muat kontainer.

Neni juga mengajukan permohonan ke Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pembangunan cold storage dan pabrik es, guna membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan dan mengantisipasi penurunan produksi akibat perubahan cuaca.

Perbaikan fender dermaga, plafon gedung pelabuhan, hingga peningkatan kenyamanan ruang tunggu penumpang turut masuk dalam daftar pembenahan.

Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bontang, Kristina Anthon, menyatakan siap mendukung penuh langkah Pemkot.

“Dengan kolaborasi yang baik, Pelabuhan Loktuan bisa menjadi pintu gerbang ekonomi maritim yang aman, modern, dan kompetitif,” ujarnya.

Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan arus logistik, memperluas jalur perdagangan laut, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Bontang di pasar nasional maupun internasional.

Untuk diketahui, Wali Kota Neni meninjau langsung fasilitas pelabuhan bersama jajaran Pemkot, juga dihadiri Kepala KSOP Bontang Kristina Anthon, Direktur PT LBB Haryadi, dan sejumlah pejabat OPD terkait.(Adv)

Reporter: Yulia.C

Editor: Icha Nawir

Exit mobile version