KITAMUDAMEDIA, Bontang — Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda kembali menjadi ruang pembuktian bahwa talenta muda di Bontang terus tumbuh dan berprestasi. Dalam upacara puncak peringatan ke-97 Tahun 2025, delapan pemuda kreatif menerima penghargaan atas kontribusi dan capaian mereka di berbagai bidang.
Penghargaan diserahkan di Lapangan Makodim 0908/Bontang, Selasa (28/10/2025) pagi, disaksikan peserta upacara dan tamu undangan. Para penerima merupakan pemuda yang dinilai berhasil berkontribusi pada tingkat kota hingga nasional.
Nama-nama seperti Indah Purnama Sari dengan produk Dapur Jamu Ibu, Shelvi Mei Wulandari dengan usaha kuliner Sayour, hingga Muh Askar Wiryawan dari bidang Pramuka masuk dalam daftar penerima.
Dari ranah seni dan ekonomi kreatif, penghargaan juga diberikan kepada Fatih Adhika Wahyudi (film pendek) dan Prosnek sebagai juara pertama kategori Kreativitas Kuliner. Pada bidang desain grafis, Romi Ali Darmawan meraih juara 1 Kreativesia Grafika, disusul Muhammad Baidalwi sebagai juara 2. Dunia musik pun tidak tertinggal, dengan Fahmi yang turut menerima apresiasi atas karya dan dedikasinya.
Kepala Bidang Pemuda Dispopar Bontang, Idhamsyah, mengatakan sebenarnya terdapat 15 kategori penghargaan yang telah disiapkan tahun ini. Namun, tidak semua penerima dapat hadir karena sedang mengikuti agenda di tingkat provinsi maupun nasional.
“Mereka adalah pemuda pilihan yang telah melalui seleksi ketat tingkat kota, bahkan beberapa sudah tampil gemilang di level provinsi dan nasional. Kami terus memberikan pendampingan agar mereka dapat membawa nama Bontang semakin dikenal,” ungkapnya usai upacara.
Ia juga mengungkapkan bahwa Dispopar kini tengah mempersiapkan perwakilan kategori perangkat lunak untuk kompetisi tingkat nasional. Menurutnya, tren prestasi pemuda Bontang terutama di bidang musik menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam dua tahun terakhir.
“Ini membuktikan bahwa talenta muda di Bontang memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi,” ujarnya.
Idhamsyah berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan pemantik motivasi bagi pemuda lainnya.
“Semoga kehadiran para pemuda berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi Bontang lainnya untuk terus berkarya sesuai bidang masing-masing,” tutupnya.(Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



