KITAMUDAMEDIA, Bontang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mengeluarkan peringatan waspada terhadap cuaca ekstrem di wilayah perairan setelah insiden seorang pemancing terombang-ambing di laut sekitar Pulau Segajah, Selasa (4/11/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan pasang air laut dan angin kencang diperkirakan masih terjadi hingga Kamis (6/11/2025). Masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, diimbau tidak memaksakan diri melaut saat kondisi tidak bersahabat.
“Berdasarkan informasi BMKG, pasang air laut masih tinggi hingga Kamis. Jadi kami imbau warga untuk lebih waspada,” ujar Ismail.
Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa yang menimpa MTH (40), pemancing asal Bontang, yang kapalnya terombang-ambing akibat ombak tinggi. Ia sempat panik dan tak berdaya di tengah laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim BPBD.
Korban ditemukan masih bertahan di atas kapal ketinting tak jauh dari pesisir Pulau Segajah. Meski dalam kondisi utuh, MTH tampak lemas dan syok setelah menghadapi gelombang tinggi.
“Kondisinya sehat, hanya syok. Ombak cukup tinggi pagi itu, jadi dia memilih bertahan di kapal,” tambah Ismail.
BPBD Bontang mengingatkan, setiap aktivitas di laut harus memperhatikan kondisi cuaca dan disertai perlengkapan keselamatan, termasuk pelampung. Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi masyarakat pesisir agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di laut.(Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



