Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Dispopar Bontang Bahas Raperda RIPPARKOT 2027–2045 Bersama Pakar Pariwisata

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang menggelar rapat pembahasan laporan Tim Kajian Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota (RIPPARKOT) Bontang 2027–2045.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Dispopar, Kamis (13/11/2025), dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pariwisata, M. Ihsan.

Dalam penyusunan dokumen strategis ini, Dispopar menggandeng Politeknik Negeri Samarinda sebagai mitra akademik. Dua pakar pariwisata, I Wayan Lanang Nala dan M. Noor Fauzan, turut memberi perspektif akademis. Rapat juga dihadiri perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku wilayah, serta perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai kelurahan.

Kabid Pariwisata M. Ihsan menyampaikan, forum diskusi tersebut menjadi ruang terbuka untuk menerima masukan dan pandangan dari berbagai pihak yang berhubungan langsung dengan pengembangan pariwisata di Bontang.

“Harapannya, diskusi ini dapat memperkaya isi laporan Naskah Akademik Raperda RIPPARKOT Bontang 2027–2045, sehingga dokumen yang disusun benar-benar merepresentasikan kebutuhan dan potensi daerah,” terang Ihsan.

Ia menegaskan, penyusunan rencana induk pariwisata merupakan langkah penting untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit ekonomi kota.

“Jika pariwisata berkembang dengan baik, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat—baik dari sisi kesejahteraan maupun kontribusi pada ekonomi daerah. Ini instrumen penting untuk menggerakkan roda perekonomian Bontang ke depan,” tambahnya.

Melalui dokumen perencanaan jangka panjang tersebut, Dispopar optimistis arah pembangunan pariwisata hingga 2045 akan semakin terarah, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat serta daerah. (Adv)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Napi Lapas Bontang Meninggal dengan Luka Lebam, Keluarga Curiga Ada Kekerasan Fisik

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply