Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Aksi Adiwiyata Resmi Disederhanakan Menjadi Lima Kategori Utama


KITAMUDAMEDIA, Kutim
– Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi menyederhanakan aksi utama Program Adiwiyata dari enam menjadi lima kategori.

Penyederhanaan ini tertuang dalam Permen LHK Nomor 5 Tahun 2025 dan bertujuan mempermudah sekolah dalam menyusun kegiatan lingkungan.

Lima aksi tersebut meliputi kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan energi, serta penghematan air.

Meski berkurang jumlahnya, substansi aksi tidak berubah dan seluruh inovasi tetap dapat dimasukkan dalam masing-masing kategori.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, Aji Wijaya Effendi, menjelaskan bahwa pengurangan jumlah aksi dimaksudkan agar sekolah lebih fokus dalam penyusunan program lingkungan.

Ia mengakui bahwa enam aksi sebelumnya sering membuat sekolah kesulitan dalam mengelompokkan kegiatan.

“Dengan lima aksi ini, sekolah dapat merancang program yang lebih terarah dan tidak bingung memetakan aktivitas lingkungan ke dalam kategori yang tepat,” ungkap Aji, Rabu (19/11/2025).

Ia menambahkan bahwa inovasi sekolah tetap sangat dihargai meski tidak lagi menjadi kategori terpisah. Inovasi justru menjadi nilai tambah dalam setiap aksi yang dijalankan sekolah.

DLH Kutum berharap penyederhanaan aksi ini dapat mempercepat proses perencanaan dan memperbaiki kualitas laporan sekolah.

Pendampingan akan terus diberikan agar sekolah memahami penyusunan kegiatan yang sesuai dengan aturan baru.

“Inovasi tidak hilang; justru kami dorong agar setiap aksi memiliki kreativitas yang mencerminkan karakter sekolah,” tutupnya.

Dengan perubahan ini, sekolah di Kutim diharapkan lebih siap menghadapi penilaian Adiwiyata pada tahun-tahun mendatang.

DLH Kutim menargetkan implementasi aksi yang lebih efisien dan berkelanjutan di seluruh Kutim.(ADV)

Baca Juga  Intensitas Hujan Cukup Tinggi Banjir Diprediksi akan Kembali Melanda Kota Bontang

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply