Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Komisi A DPRD Bontang Soroti Dugaan Eksploitasi Anak, Minta Pengawasan Diperkuat

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Munculnya kasus yang melibatkan anak di bawah umur dan menjadi perhatian publik mendorong Komisi A DPRD Kota Bontang meminta pengawasan serta perlindungan terhadap anak diperkuat. Dugaan adanya pihak yang memanfaatkan anak dalam kasus tersebut juga diminta ditelusuri secara mendalam.

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, menilai peristiwa itu tidak semata-mata menjadi kesalahan anak yang terlibat. Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama terkait peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat dalam melindungi anak.

“Kondisi ini memang memprihatinkan, tetapi sekaligus menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi diri. Seberapa kuat kita mengasuh, membimbing, dan melindungi anak-anak dari pengaruh buruk orang dewasa yang bisa saja memanfaatkan mereka,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Ia mengatakan anak-anak merupakan kelompok yang rentan dipengaruhi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, pendekatan pembinaan dan pendampingan dinilai lebih penting dibanding sekadar memberikan kecaman.

“Kita tidak cukup hanya marah atau menyalahkan mereka. Yang lebih penting adalah memberikan perhatian, bimbingan, dan pendampingan agar mereka terlindungi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Saeful menambahkan, perlindungan anak perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pengawasan orang tua, penguatan pendidikan karakter, dan penanaman nilai-nilai keagamaan agar anak memiliki bekal menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Selain itu, anak-anak juga perlu mendapat ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan positif seperti olahraga, seni, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas sosial. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat mengurangi risiko keterlibatan anak dalam kegiatan negatif.

Terkait dugaan eksploitasi anak dalam kasus yang tengah menjadi perhatian masyarakat, Saeful meminta aparat berwenang melakukan penelusuran untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

“Kalau memang ada indikasi anak dimanfaatkan atau disetir oleh pihak tertentu, tentu harus ditelusuri oleh pihak yang berwenang. Namun yang terpenting, hasil penelusuran itu harus menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkapnya.

Baca Juga  Disdukcapil Permudah Pengurusan Akta Kematian Lewat Program "Patin Bakar"

Ia menegaskan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lingkungan sekitar.

“Semua pihak harus berkontribusi. Orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lingkungan sekitar harus bersama-sama memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif. Dengan begitu, kondisi sosial di Kota Bontang bisa terus membaik,” tutupnya. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply