KITAMUDAMEDIA

BPBD Bontang Kekurangan Personel, Satu Regu Hanya Diisi Enam Orang

Tim BPBD Bontang

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kebencanaan, BPBD Kota Bontang justru harus bergerak dengan personel terbatas. Kondisi itu terlihat dari komposisi petugas regu penyelamat (rescuer) yang berjaga menggunakan sistem shift.

Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman, melalui Pengelola Data Kepegawaian BPBD Zulfiandri Muin menyebutkan saat ini terdapat empat shift regu di BPBD Bontang. Namun, hanya tiga shift yang aktif bergantian sementara satu lainnya berada dalam status off. Setiap shift hanya berisi enam anggota. Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk menangani kebutuhan teknis, terutama terkait penanganan peralatan dan kompetensi kebencanaan.

“Kalau bicara ideal, satu shift itu bisa sampai 10 sampai 15 orang. Karena banyak peralatan dan bidang ilmu yang harus dikuasai. Sementara yang ada sekarang baru enam orang per shift,” jelas Zulfiandri.

Minimnya personel juga berdampak pada distribusi tugas. Beberapa rescuer yang memiliki kemampuan administrasi terpaksa dialihkan ke bagian kantor karena kekurangan sumber daya manusia di bidang tersebut.

“Ada beberapa tenaga rescuer yang sebenarnya punya kemampuan administrasi. Karena di administrasi kami kurang, jadi mereka kami tarik ke kantor,” tambahnya.

Kondisi ini membuat manajemen operasi kebencanaan harus menerapkan strategi penyesuaian agar pelayanan tetap berjalan meski dengan sumber daya yang terbatas.

“Kadang kami roling-roling saja, jika dibutuhkan di administrasi ya ke sana, kalau pas dibutuhkan di rescue berpindah lagi,” tandasnya.

Zulfiandri berharap ke depan jumlah personel dapat ditambah sesuai analisis beban kerja, sehingga tim lapangan dapat bekerja lebih optimal dalam kondisi darurat maupun penanganan kebencanaan.(Adv)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version