KITAMUDAMEDIA, Bontang — Upaya meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Bontang tidak lagi hanya berbicara soal destinasi. Pemerintah kini mulai menyasar sumber daya manusia (SDM), terutama pemandu wisata yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada wisatawan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Tour Guide Pariwisata yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Selasa (25/11/2025) di Hotel Grand Mutiara. Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan ini, mulai dari perwakilan Pokdarwis, ASITA, HPI, Duta Wisata hingga pelaku wisata lainnya.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar Bontang, Muhammad Ihsan, menegaskan peningkatan kompetensi pelaku pariwisata menjadi agenda prioritas pemerintah. Menurutnya, destinasi menarik tidak akan berdampak signifikan bila tidak didukung sumber daya manusia yang profesional.
“Pemerintah berkomitmen membenahi dan meningkatkan kualitas SDM pariwisata. Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi salah satu upaya konkret kami agar pelaku wisata di Bontang semakin profesional,” ujarnya.

Kepala Bidang Pariwisata Dispopar Bontang, Muhammad Ihsan memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi Tour Guide yang diikuti 45 peserta dari pelaku wisata Bontang.
Ia menambahkan, sertifikasi bagi pemandu wisata bukan hanya formalitas, melainkan standar mutu pelayanan kepada wisatawan.
“Adanya sertifikasi ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas kepariwisataan Kota Bontang. Wisatawan akan lebih percaya karena didampingi oleh pemandu wisata tersertifikasi,” jelasnya.
Ihsan berharap pelaksanaan pelatihan tidak hanya bersifat satu kali kegiatan, tetapi menjadi agenda rutin jangka panjang untuk memperkuat ekosistem pariwisata.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. SDM pariwisata perlu terus ditingkatkan untuk mendukung perkembangan destinasi dan industri wisata kita,” katanya.
Pelatihan ini dijadwalkan berlanjut ke tahap sertifikasi pada hari berikutnya. Ihsan mengimbau seluruh peserta mengikuti proses hingga tuntas.
“Besok masuk agenda sertifikasi. Kami berharap semua peserta bisa hadir dan mengikuti proses hingga selesai, agar tujuan kegiatan ini dapat tercapai dengan maksimal,” tambahnya.
Dengan adanya penguatan kompetensi dan sertifikasi pemandu wisata, pemerintah optimistis sektor pariwisata Bontang dapat berkembang lebih profesional dan mampu bersaing dengan daerah lain.(Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



