Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Tak Tunggu APBN 2027, Pemkot Siapkan Skema Darurat Rob di Bontang Kuala

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan skema cadangan untuk mengatasi banjir rob di Jalan Piere Tendean, Kelurahan Bontang Kuala. Jika usulan pembangunan jalan layang melalui APBN 2027 tak terealisasi, pemkot akan meninggikan trotoar melalui APBD Perubahan 2026.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan pembangunan jalan layang di ruas jalan nasional tersebut telah diusulkan ke Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai solusi jangka panjang atas genangan rob yang rutin merendam akses utama warga.

Kendati demikian, ia menegaskan pembangunan jalan layang tetap menjadi prioritas yang diperjuangkan agar masuk program nasional 2027. Pemkot Bontang tidak menunggu kepastian dari pusat. Jika anggaran tak dialokasikan, penanganan sementara dilakukan dengan peninggian trotoar di sepanjang ruas terdampak.

“Kalau tidak diposkan anggaran pembangunan jalan itu, berarti kita ambil skema pembangunan trotoar di anggaran perubahan 2026. Mau tidak mau itu jadi akses masyarakat,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Trotoar yang ditinggikan akan difungsikan sebagai jalur darurat saat badan jalan terendam, agar mobilitas warga tetap berjalan, termasuk pelajar yang hendak berangkat sekolah.

Agus Haris menyebut koordinasi dengan pemerintah pusat kembali dilakukan sekitar Juli–September 2026 untuk memastikan status usulan tersebut. Jika belum masuk prioritas nasional, skema alternatif masih bisa dimasukkan sebelum penetapan APBD Perubahan pada November.

Menurutnya, persoalan Jalan Piere Tendean perlu perhatian karena berstatus jalan nasional di bawah kewenangan pemerintah pusat. Banjir rob dinilai mengganggu mobilitas dan keselamatan warga.

“Pertama yang harus kita selamatkan adalah anak-anak yang ada di sana. Kasihan, mereka harus menerjang banjir rob setiap pagi saat berangkat sekolah,” tegasnya.

Untuk diketahui, desakan percepatan penanganan juga disampaikan warga dalam Musrenbang RKPD Kota Bontang 2026 di Kecamatan Bontang Utara, yang digelar di Pendopo Wali Kota, Rabu (11/2/2026). Warga Kelurahan Bontang Kuala meminta solusi konkret atas akses keluar-masuk kampung yang kerap lumpuh saat rob.(*)

Baca Juga  Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah, Kapan Sebaiknya Dilakukan?

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply