KITAMUDAMEDIA, Bontang – SMP Negeri 1 Bontang menyiapkan kuota 5 persen bagi siswa inklusi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Humas SMPN 1 Bontang, Nisa, mengatakan seluruh proses seleksi calon siswa inklusi menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, bukan pihak sekolah.
“Untuk inklusi itu bukan kami yang menyeleksi. Semua ditentukan oleh Dinas Pendidikan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Pendaftaran dilakukan melalui sistem Disdikbud. Selanjutnya, calon siswa mengikuti tes di Autism Center sebagai bagian dari penilaian.
“Nanti dari hasil tes tersebut, akan diserahkan ke masing-masing sekolah yang dituju,” katanya.
Setelah menerima daftar calon siswa yang dinyatakan lolos, sekolah menyesuaikan dengan kuota yang tersedia. Jika jumlah pendaftar masih dalam batas 5 persen, seluruhnya dapat diterima. Namun, jika melebihi kuota, akan dilakukan penyesuaian.
“Untuk di SMPN 1 sendiri kami hanya menyediakan kuota 5 persen untuk anak inklusi, tapi pada dasarnya sekolah negeri tidak boleh menolak anak inklusi yang ingin bersekolah di sekolah negeri,” tegasnya.
Saat ini, SMP Negeri 1 Bontang memiliki dua siswa inklusi yang didampingi satu guru khusus. Nisa menyebut keduanya mampu beradaptasi dalam proses belajar bersama siswa lain.
“Meski memiliki keterbatasan, mereka tetap bisa menyesuaikan dengan murid lainnya,” tuturnya.(*)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



