KITAMUDAMEDIA, Bontang – Di balik suasana hangat pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ratusan guru di Kota Bontang memanfaatkan momen silaturahmi bukan sekadar temu kangen. Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam mendorong kualitas pendidikan.
Ratusan tenaga pendidik dari berbagai jenjang tampak hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban. Selain menjadi ajang saling memaafkan usai Ramadan, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai refleksi bersama atas peran guru dalam membentuk generasi penerus.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang yang juga Ketua PGRI Bontang, Saparuddin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar silaturahmi.
“Melalui momentum ini, kita ingin memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah untuk terus memajukan pendidikan di Kota Bontang,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, nilai-nilai yang terbentuk selama Ramadan seperti keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian perlu terus dijaga dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.
Ia menekankan pentingnya suasana kerja yang harmonis, menjunjung gotong royong, serta menjaga kerukunan dalam organisasi profesi. Hal itu dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar.
Selain itu, Saparuddin juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi guru di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Guru harus terus berkembang agar mampu memberikan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswa,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari ketulusan dan niat dalam mendidik.
Saparuddin pun mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus meluruskan niat dalam menjalankan tugas, sehingga setiap pengabdian benar-benar memberi dampak bagi siswa dan kemajuan pendidikan di Bontang. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



