KITAMUDAMEDIA, Bontang – Sistem pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bontang mengalami gangguan. Alhasil, sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kondisi tersebut karena kesulitan mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah tujuan.
Keluhan ini mencuat lantaran gangguan sistem terjadi saat proses pendaftaran berkas di Jalur Prestasi, Jalur Domisili, hingga Jalur Afirmasi.
Keluhan terkait jebloknya performa server PPDB online ini disuarakan oleh banyak wali murid, salah satunya Heri. Ia mengeluhkan gagal mendaftarkan anaknya pada hari pertama PPDB online dibuka pada Senin 22 Juni 2026.
”Kami sudah datang ke sekolah SMK Negeri 1 untuk verifikasi berkas, tapi situs onlinenya sulit diakses, hari pertama ini servernya gangguan,” ungkap Heri dengan nada kecewa.
Menurut Heri, kendala ini memicu kepanikan di kalangan orang tua. Mereka khawatir keterlambatan sistem dalam memproses data akan memengaruhi peluang anak mereka, terutama pada jalur prestasi yang persaingannya sangat ketat, serta jalur afirmasi dan domisili yang bergantung pada akurasi data.
”Masalahnya kita tidak tahu sampai kapan gangguannya ini. Kalau sistemnya eror begini terus, anak-anak kami bagaimana? Tolong ada solusi cepat dari pihak terkait,” tambahnya.
Ditambahkan, gangguan yang terjadi diduga kuat akibat ketidakmampuan server menampung volume pengakses secara bersamaan, sehingga sistem mengalami crash.
Orang tua siawa mendesak panitia pelaksana PPDB SMK untuk segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi Kaltim agar peserta didik bisa segera mendaftar.
Selain perbaikan server, para orang tua di Bontang berharap pihak sekolah atau dinas terkait memberikan kompensasi berupa perpanjangan waktu pendaftaran. Mereka juga meminta disediakan posko pelayanan langsung (offline) di sekolah-sekolah tujuan untuk membantu verifikasi berkas secara manual jika sistem online terus mengalami jalan buntu.
Hingga saat ini, para orang tua murid di Bontang masih berupaya mengakses situs secara berkala, seraya berharap kendala teknis ini bisa segera teratasi agar hak pendidikan anak-anak mereka tidak dirugikan oleh masalah sistem.
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal dalam siaran persnya dilaman kaltimprov.go.id membenarkan adanya gangguan tersebut. Ia menyebut terdapat dua faktor utama penyebab gangguan, yakni kapasitas server yang belum mencukupi dan keterbatasan bandwidth akibat penyesuaian anggaran. Sementara itu, jumlah calon peserta didik yang mengakses sistem secara bersamaan mencapai sekitar 70 hingga 80 ribu orang. Meski demikian tim teknis Diskominfo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) provinsi Kaltim langsung melakukan penanganan hingga sistem kembali normal.
“Ini merupakan kali pertama seluruh proses SPMB SMA/SMK se-Kalimantan Timur menggunakan satu aplikasi dan satu server terpusat. Karena itu kami terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan berikutnya semakin optimal,” ujar Faisal.
Diketahui pendaftaran online PPDB Bontang tahap I jalur afirmasi, prestasi, domisili, mutasi dari 22-24 Juni 2026. Dan pendaftaran tahap II jalur domisili, reguler, SLB dari tanggal 29 Juni – 03 Juli 2026.
Reporter : Kartika Anwar
Editor : Redaksi



