Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

KVI Resmi Diluncurkan, Jadi Cikal Bakal Otoritas Veteriner Berstandar Internasional

KITAMUDAMEDIA, SEMARANG, – Pelepasan 12 ekor burung dara ke udara bebas secara simbolis menandai peluncuran resmi Konsil Veteriner Indonesia (KVI) untuk periode 2026–2027. Agenda bersejarah untuk mewujudkan otoritas veteriner berstandar global ini berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) di studio Dreamlight World Media (DWM), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Selain prosesi pelepasan burung, momentum peluncuran ini diisi dengan talkshow nasional yang mengupas tuntas urgensi kehadiran KVI sebagai langkah Indonesia menjawab desakan internasional.

Ketua Dewan Pengawas KVI, Eko Kusumo Nugroho, yang hadir sebagai panelis perwakilan unsur masyarakat, menegaskan bahwa kehadiran KVI sudah sangat mendesak demi menjamin mutu kedokteran hewan tanah air di mata dunia.

“Negara kita sudah 80 tahun merdeka, dan keberadaan profesi dokter hewan bahkan sudah mencapai 100 tahun. Namun, selama ini kita belum memiliki badan pengawas kompetensi yang menjamin mutu dunia kedokteran hewan. KVI sangat diperlukan sebagai regulator profesi dokter hewan,” ujar Eko.

Sebagai lembaga independen, KVI didirikan dengan dedikasi khusus untuk meningkatkan kualitas dunia veteriner nasional agar mampu bersaing secara global melalui tiga pilar utama: menetapkan standar pendidikan kedokteran hewan yang diakui. Melakukan registrasi profesi secara resmi. Meningkatkan mutu pelayanan demi memberi perlindungan maksimal bagi masyarakat penerima jasa.

Pendirian lembaga strategis ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor, mulai dari asosiasi profesi seperti AFKHI, APSTVI, PDHI, PAVETI, dan PARAVETINDO, hingga perwakilan pemerintah seperti Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Kehutanan (Kemenhut), serta Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Sementara itu, Ketua PDHI Pusat, Munawaroh, mengungkapkan bahwa pembentukan KVI merupakan langkah konkret Indonesia dalam memenuhi standardisasi internasional melalui pembentukan Veterinary Statutory Body (VSB). Selama ini, desakan internasional agar Indonesia memiliki badan tersebut terus mengalir.

Baca Juga  Pendangkalan Parit, Warga RT 27 Telihan Minta Segera Dikeruk agar Tidak Banjir

“Pembentukan KVI ini merupakan embrio atau cikal bakal dari VSB. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi? Saat ini di Indonesia ada lebih dari 20 ribu dokter hewan, sehingga pembentukan KVI ini sangat mendesak untuk menuju VSB,” jelas Munawaroh di sela-sela acara.

VSB sendiri merupakan otoritas resmi yang berwenang mengatur, mengawasi, dan membina profesi serta praktik kedokteran hewan di suatu negara. Melalui KVI, pemerintah Indonesia kini memiliki badan resmi yang bertindak sebagai VSB untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga standar kualitas layanan kedokteran hewan secara nasional.

Acara peluncuran ditutup dengan pengenalan jajaran pengurus KVI serta pemaparan Program Prioritas KVI 2026–2027 yang disampaikan langsung oleh Prof. drh. Teguh Budipitojo untuk mengawal arah baru dunia veteriner Indonesia.

Reporter : Bams|Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply