Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Jembatan Beton Kampung Selambai Telan Biaya Rp 21 Miliar, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

KITAMUDAMEDIA, Bontang –Pembangunan jembatan beton di Kampung Selambai, Kelurahan Lok Tuan, Bontang, telah rampung dengan anggaran sebesar Rp 21 miliar. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan menunjang perkembangan sektor pariwisata di Kota Bontang. Namun, ada batasan penting yang harus diperhatikan oleh pengguna jalan, terutama bagi kendaraan bermotor.

Menurut anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal, jembatan beton ini hanya mampu menahan beban maksimal 2 ton. Karena itu, kendaraan roda empat dilarang melintas kecuali dalam keadaan darurat. Pengaturan ini bertujuan untuk melindungi struktur jembatan agar tidak cepat rusak akibat beban yang melebihi kapasitas.

“Untuk mobil tidak diperbolehkan dengan bebas melintas kecuali mobil emergency. Kapasitasnya hanya 2 ton,” jelas Faisal saat ditemui di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, beberapa waktu lalu.

Proyek yang dimulai pada Februari 2024 ini telah selesai dibangun, meski proses serah terima dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kota Bontang masih dalam tahap penyelesaian. Pemerintah diharapkan melakukan pengawasan ketat agar jembatan dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses menuju Kampung Selambai, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Kendati ada batasan akses bagi kendaraan roda dua dan roda empat, jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kota Bontang, khususnya wilayah Lok Tuan.

Faisal menegaskan pentingnya mematuhi aturan mengenai kapasitas beban jembatan untuk mencegah kerusakan yang bisa timbul akibat penggunaan yang tidak sesuai.

“Tiangnya juga dipasang berjarak, tidak seperti pembangunan jembatan sebelumnya,” tambahnya.

Dari sudut pandang pengembangan pariwisata, jembatan ini merupakan investasi besar yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Namun, pemantauan dan pengelolaan yang cermat sangat dibutuhkan agar jembatan dapat berfungsi sesuai harapan tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Baca Juga  Pelajar SMP Negeri 6 Wakili Bontang Dalam Ajang Olimpiade Penelitian Siswa se-Indonesia

Faisal berharap Pemkot Bontang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai batasan penggunaan jembatan ini dan menerapkan aturan yang konsisten untuk menjaga kualitas serta keselamatan jembatan. Dengan adanya jembatan beton, Kampung Selambai diharapkan akan semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Sebagai informasi, pembangunan jembatan beton ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Anggota Komisi V DPR RI bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur pada awal Agustus 2023 lalu.(Adv)

Penulis: Ira
Editor : Nur Aisyah Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply