Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Longsor Kanaan Berulang, DPRD Bontang Desak Mitigasi Permanen

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Longsor yang kembali terjadi di Kelurahan Kanaan mendorong DPRD Bontang mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang. Penanganan darurat dinilai belum cukup jika tidak diikuti upaya pencegahan yang berkelanjutan.

Dalam rapat paripurna DPRD Bontang, Senin (15/6/2026), Anggota Komisi C DPRD Bontang Joni Alla’ Padang meminta Pemkot Bontang menyusun solusi permanen untuk mengurangi risiko longsor yang kerap mengancam warga saat musim hujan.

Menurut Joni, kejadian yang berulang menunjukkan masih adanya kawasan rawan bencana yang membutuhkan perhatian serius. Karena itu, pemerintah perlu memprioritaskan langkah pencegahan agar warga tidak terus dihantui ancaman longsor.

“Wilayah yang berulang kali terdampak bencana tentu harus menjadi prioritas perhatian pemerintah. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa ada langkah nyata untuk mengurangi risiko yang terjadi,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam menangani dampak longsor. Namun, ia menilai diperlukan perencanaan yang lebih komprehensif agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Menurutnya, pembangunan sistem mitigasi yang efektif menjadi kebutuhan mendesak karena dapat melindungi masyarakat sekaligus menekan kerugian akibat bencana.

“Karena bencana ini bukan faktor alam, tapi faktor manusia,” tandasnya.

Joni menegaskan DPRD akan mengawasi tindak lanjut penanganan pascabencana, termasuk pemenuhan kebutuhan warga terdampak dan pelaksanaan program pengurangan risiko bencana.

“Kita ingin setiap kejadian yang menimbulkan keresahan masyarakat mendapat respons cepat, sekaligus diikuti langkah pencegahan yang jelas agar tidak terus berulang,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera menyusun strategi penanganan permanen di kawasan rawan longsor Kanaan untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Ramai soal Tidak Bayar BPJS Kesehatan Selama 11 Tahun, Ini Tanggapan BPJS

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply