KITAMUDAMEDIA, Tenggarong – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan pemuda. Salah satu fokus terbaru adalah peningkatan kapasitas di bidang perkopian bagi siswa SMKN 2 Sebulu.
Kepala Bidang Kewirausahaan dan Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan program sertifikasi asesor kopi yang ditujukan kepada siswa SMKN 2 Sebulu.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam pembinaan kepemudaan. Kami ingin menjawab langsung aspirasi dari para pemuda, termasuk mereka yang memilih jalan di sektor kopi,” ujar Dery, beberapa waktu lalu.
Dery menjelaskan bahwa lulusan dari Jurusan Perkopian di SMKN 2 Sebulu tidak hanya diajarkan teori dan praktik dasar, tetapi juga akan dibekali sertifikasi profesional.
Sertifikasi asesor kopi, sambung dia, memungkinkan mereka menilai kualitas kopi petani secara langsung.
“Kita latih dan sertifikasi mereka agar bisa menjadi asesor. Mereka yang nanti akan mengevaluasi mutu kopi dari para petani di Kukar, termasuk yang ada di Jonggon,” jelasnya.
Menurut Dery, langkah ini tidak hanya memberdayakan lulusan sekolah vokasi, tetapi juga memperkuat ekosistem perkopian lokal. Dengan adanya tenaga asesor muda yang tersertifikasi, kopi dari Kukar memiliki peluang lebih besar menembus pasar lebih luas.
“Kalau sudah punya asesor sendiri, kita bisa lebih mandiri menilai kualitas kopi. Ini penting untuk memastikan produk yang dipasarkan benar-benar memenuhi standar,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan pihak sekolah terkait teknis pelaksanaan sertifikasi, termasuk waktu yang ideal, apakah dilakukan saat siswa masih aktif atau setelah lulus.
“Mudah-mudahan dari inisiatif ini, produk kopi kita juga bisa mendorong nama Kukar dikenal secara nasional,” pungkasnya. (adv/dr)



