KITAMUDAMEDIA, Samarinda –Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kaltim yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2024 kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan daerah. Rabu (21/05/2025), mereka melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek strategis di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).
Kunjungan kali ini berfokus pada pembangunan akses jalan dari Kutai Kartanegara (Kukar) ke Kubar, pengembangan jaringan distribusi listrik di Kampung Barong Tongkok, serta peningkatan jalan penghubung Kubar–Mahulu.
Anggota Pansus LKPj, Firnadi Ikhsan, mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek menunjukkan progres positif dan telah memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menyoroti keberhasilan Pemprov Kaltim dalam membangun jaringan listrik di Barong Tongkok melalui APBD, setelah sebelumnya permintaan warga belum direspons pihak PLN.
“Proyek ini bukan hanya membangun tiang dan kabel, tapi juga membuka peluang ekonomi dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Firnadi.
Bahkan, proyek tersebut sudah mendapatkan Sertifikat Layak Operasi (SLO) dari PLN dan kini tinggal menunggu proses serah terima. Menurut Firnadi, keberhasilan ini perlu dijadikan model untuk percepatan elektrifikasi di 110 desa Kaltim yang belum teraliri listrik.
Tak hanya listrik, Pansus juga mendapati persoalan jalan menuju Jembatan Martadipura yang rawan tergenang saat pasang. Firnadi menilai peninggian badan jalan harus segera dimasukkan ke perencanaan pembangunan berikutnya.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan hanya angka di laporan,” tegasnya.
(*Adv)
Editor : Redaksi



