KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang membuka rekrutmen guru pengganti untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah sekolah negeri. Sebanyak 65 formasi disiapkan pada tahap awal seleksi yang berlangsung selama Mei hingga Juni 2026.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pendaftaran dilakukan secara terbuka melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang. Pelamar dapat mengikuti seleksi melalui platform Teman Naker.
“Pendaftaran sudah dibuka, silakan masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendaftar,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Menurut Safa, perekrutan guru pengganti dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menutup kekurangan tenaga pendidik di sekolah.
Formasi yang dibuka mencakup guru kelas TK dan SD, serta guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Kristen, PJOK, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Bimbingan Konseling, Informatika/TIK, dan Seni Budaya.
Disdikbud juga membuka kesempatan bagi lulusan baru dan guru swasta untuk mengikuti seleksi. Namun, guru swasta yang lolos nantinya harus memilih antara tetap mengajar di sekolah swasta atau menjadi tenaga kontrak pemerintah.
“Kami tidak ingin jadwal mengajar bertabrakan. Jadi nantinya peserta harus menentukan pilihan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Tenaga guru pengganti yang diterima akan memperoleh penghasilan sekitar Rp4 juta per bulan. Nominal tersebut berasal dari dua komponen, yakni insentif guru swasta sebesar Rp2 juta dan tambahan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sekitar Rp2 juta.
Seleksi dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu administrasi, tes tertulis, dan micro-teaching. Tahap administrasi berdasarkan dokumen yang diunggah melalui aplikasi Teman Naker.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tes tertulis dengan sistem pemeringkatan nilai tertinggi. Selanjutnya, peserta terbaik menjalani micro-teaching untuk mengukur kemampuan mengajar, penguasaan kelas, metode pembelajaran, dan kemampuan komunikasi.
Pendaftaran dibuka pada 22–26 Mei 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan 4 Juni 2026, dilanjutkan tes tertulis pada 8 Juni dan pengumuman hasil sehari setelahnya.
Tahapan micro-teaching dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Juni 2026, sedangkan pengumuman akhir peserta yang lolos akan disampaikan pada 19 Juni 2026. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



