Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Disdikbud Bontang Apresiasi Sertifikasi Guru Metode UMI

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengapresiasi 46 guru yang mengikuti sertifikasi metode UMI sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat pendidikan karakter di sekolah.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan sertifikasi guru UMI menjadi bagian dari penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.

“Saya sanggat aperesiasi lembaga yang memberikan sertifikasi mengaji metode umi, meski saat ini mengaji dengan metode umi di Sekolah belum merata,” ujarnya usai menghadiri rapat di DPRD Bontang, Kamis (2/7/2026).

Lebih lanjut, Disdikbud juga akan mendorong penerapan metode lain, seperti Tasbih, apabila mendapat dukungan dari sekolah.

“Ini salah satu program untuk membangun karakter melalui pendekatan keagamaan. Khusus peserta didik muslim. Ke depan kami juga mencoba pendekatan lain, mudah-mudahan ada sekolah yang mau menerapkan metode Tasbih,” tandasnya.

Safa Muha menjelaskan, pengelolaan metode UMI maupun Tasbih berada di bawah lembaga masing-masing. Karena itu, penerapannya di sekolah akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan satuan pendidikan.

Ia berharap seluruh sekolah di Bontang dapat mengembangkan pembelajaran keagamaan secara optimal. Bagi peserta didik muslim, Disdikbud menargetkan mereka minimal mampu menghafal Juz 30 Al-Qur’an. Bahkan, diharapkan ada yang mampu menghafal 30 juz.

Sementara itu, bagi peserta didik nonmuslim, penguatan karakter dilakukan melalui pendalaman kitab suci sesuai agama masing-masing.

Selain itu, Disdikbud mendorong setiap sekolah membiasakan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah, seperti pelaksanaan salat duha sebelum proses belajar mengajar dimulai sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Ambon, 20 Orang Tewas

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply