Pandemi Corona, 126 Napi di Lapas Bontang Dibebaskan

KITAMUDAMEDIA, Bontang – 126 warga Lapas Kelas II A Bontang dipastikan akan bebas dalam waktu dekat ini. Mereka akan keluar lebih cepat dari waktu seharusnya. Hal ini sebagai upaya pemutusan rantai virus corona.

Warga binaan yang telah melengkapi data dan siap dilepaskan sebanyak 75 orang terdiri dari 51 napi dari Kutai timur dan 24 orang asal Bontang. Sementara sisanya akan dilepas secara bertahap, jika data telah dilengkapi.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Bontang Ronny Widiyatmoko melalui Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas IIA Bontang Riza Mardani mengatakan, program ini merujuk pada keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran, pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integritas untuk mencegah dan penanggulangan penyebaran wabah pandemi ini.

Untuk pengeluaran narapidana dan anak melalui asimilasi, warga binaan harus menjalani dua pertiga masa hukumannya dengan rentang waktu 31 Desember 2020. Sedangkan untuk warga binaan yang masih di bawah umur, telah menjalani satu per dua masa hukuman. Syarat itu pun berlaku bagi warga binaan yang tidak termasuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012.

“Dengan syarat dan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Pembebasan di tengah wabah Covid-19 ini, yang menjadi skala prioritas yakni usia 50 tahun ke atas, mengingat lebih gampang terserang virus tersebut. Skala prioritas berlaku bagi warga binaan yang masa hukumannya tidak lebih dari empat tahun.

“Di bawah umur ada dua orang, kalau yang tua ada yang berusia 70 tahun,” katanya.

Adapun pengecualian diberlakukan pada narapidana tindak pidana terorisme, narkotika dan prekursor narkotika, psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara dan kejahatan hak asasi manusia yang berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi. “Itu tidak masuk dalam program ini,” pungkasnya.

Baca Juga  Jelang Lebaran, Harga Daun Sop Tembus Rp 120 Ribu Per Kg

Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply