Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Awal Mula Saffron Digunakan Sebagai Bumbu Masak

KITAMUDAMUDIA – Saffron kini dikenal sebagai rempah termahal di dunia. Namun, jauh sebelum itu, saffron telah melewati perjalanan panjang sejak ribuan tahun lalu hingga digunakan sebagai bumbu masak.

Saffron sudah digunakan oleh bangsa Sumeria yang hidup sekitar 4100-1750 Sebelum Masehi (SM).

“Awal mulainya saffron dikenal sebagai tanaman obat oleh bangsa Sumeria,” kata pakar kuliner Chef Ragil Imam Wibowo, beberapa waktu lalu.

Sejarah juga mencatat, Ratu Kerajaan Mesir Kuno, Cleopatra, mandi dengan susu kuda dan saffron karena wangi yang harum dan khasiat yang baik untuk kulit. Aroma yang khas juga membuat saffron digunakan sebagai bahan baku parfum.

Selain aroma, tangkai putik saffron yang berwarna kemerahan dapat menciptakan warna kuning keemasan saat diseduh. Warna yang kuat membuat saffron juga digunakan sebagai pewarna.

“Saffron digunakan untuk mewarnai jaket bolero wol yang dikenakan wanita Minoan, juga dalam kosmetik,” kata John O’Connell dalam buku The Book of Spice: From Anise to Zedoary, dikutip dari National Geographic.

Saffron juga berkembang menjadi bumbu masakan di daerah Persia dan Mediterania yang kini merupakan Iran dan negara-negara di sekitar Laut Tengah seperti Yunani, Italia, dan Spanyol. Iran bahkan kini menjadi penghasil saffron terbesar di dunia. Menurut UN Food and Agriculture Organization, Iran memproduksi 85 persen saffron dunia.

Aroma, warna, dan rasa yang kuat membuat saffron hanya digunakan sedikit saja di dalam makanan, yakni sekitar 1 sdt saja.

“Saffron banyak dipakai sebagai bahan pewarna dan perasa makanan. Biasa dipakai untuk memberikan warna alami kuning keemasan pada masakan saus untuk Salmon, untuk masakan seperti Paella, couscous dan juga pada dessert, teh, dan susu,” kata pakar kuliner Chef Vindex Tengker.

Baca Juga  Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan AC Inverter

Kini, saffron terkenal karena harganya yang mahal. Proses memanen saffron yang masih alami dan hanya dapat tumbuh di iklim tertentu membuat harganya semakin melejit. Harga saffron kini dapat mencapai Rp14 juta per kg hingga Rp150 juta untuk kualitas terbaik.

Sebagai bumbu masak, saffron dapat digunakan dengan cara diseduh lalu dicampurkan ke dalam makanan. Bubuk saffron ataupun potongan saffron juga kerap ditaburi langsung pada makanan. (CNN)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply