Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Kuota Gratis Kemendikbud: Cara Cek hingga Situs yang Bisa Diakses

KITAMUDAMEDIA – Bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mulai disalurkan sejak Kamis (11/3/2021). Selanjutnya, penyaluran bantuan kuota internet gratis Kemendikbud ini dilakukan pada tanggal 11-15 setiap bulannya. Seperti diketahui, pemerintah melanjutkan kebijakan subsidi data internet selama tiga bulan, terhitung sejak Maret hingga Mei 2021.

Pemberian bantuan kuota dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19. Terdapat perbedaan subsidi kuota data dan syarat calon penerima bantuan kuota data internet Kemendikbud 2021.

Apa saja yang perlu diketahui?

1. Pengurangan kuota Jumlah kuota bantuan internet di tahun ini berkurang jika dibandingkan dengan 2020.
Adapun besaran kuota yang diberikan pada 2020 sebagai berikut.
Paket kuota internet untuk peserta didik PAUD: 20 GB per bulan
Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah: 35 GB per bulan
Paket kuota untuk guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah: 42 GB

Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen: 50 GB Sementara itu, untuk rincian bantuan kuota data internet 2021 yaitu: Paket kuota internet untuk peserta didik PAUD: 7 GB per bulan Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah: 10 GB per bulan Paket kuota untuk guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah: 12 GB per bulan Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen: 15 GB per bulan.

2. Kegunaan kuota internet Kuota data yang diberikan Kemendikbud dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi, kecuali yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Daftar pengecualian aplikasi yang diblokir dapat dicek pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Selain itu, kuota data internet tidak bisa digunakan untuk mengakses Twitter, Instagram, Facebook, dan Tiktok. Namun kuota internet ini sudah bisa untuk mengakses YouTube.

Baca Juga  2020, UMK Bontang Naik Jadi 3,2 Juta

Daftar penerima bantuan

Berikut daftar yang berhak menerima bantuan:

Penerima bantuan kuota Kemendikbud pada November-Desember 2020 dan nomornya masih aktif, akan menerima bantuan kuota pada bulan Maret 2021

Penerima bantuan yang total penggunaannya kurang dari 1 GB tidak menerima bantuan kuota Pemimpin satuan pendidikan (sekolah) tidak perlu mengunggah SPTJM lagi untuk yang sudah menerima bantuan pada bulan November-Desember 2020

Syarat penerima bantuan Syarat penerima bantuan kuota data internet diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Paket Kuota Data Internet Tahun 2021.

Berikut syarat penerima bantuan kuota data internet 2021: Siswa PAUD/Dikdasmen Terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama sendiri/orangtua/keluarga/wali. Pendidik PAUD/Dikdasmen Terdaftar di Dapodik dan memiliki nomor ponsel yang aktif.

Mahasiswa Terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) sebagai mahasiswa aktif atau sedang menuntaskan gelar ganda. Memiliki nomor ponsel aktif, serta memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan.

Dosen Terdaftar di PDDikti sebagai dosen aktif memiliki nomor registrasi seperti Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), atau Nomor Urut Pendidik (NUP) dan memiliki nomor ponsel aktif. Bagi penerima bantuan pada November-Desember 2020, pemimpin satuan pendidikan tak perlu mengunggah surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) kembali.

Sementara itu, jika terdapat nomor telepon yang berubah atau belum menerima bantuan kuota sebelumnya, maka calon penerima harus melaporkan kepada pemimpin satuan pendidikan sebelum April 2021, untuk mendapatkan bantuan kuota.

Bagi pimpinan atau operator satuan pendidikan yang nomor selulernya berubah atau nomor baru dapat mengunggah surat SPT JM melalui laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah), dan pddikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi).

Baca Juga  Harga Minyak Goreng Kemasan di Pasar Tamrin Tembus Rp 55 Ribu

Cara cek Ditegaskan, penyaluran bantuan kuota tidak dilakukan serentak. Penerima bantuan kuota akan mendapatkan notifikasi SMS dari operator masing-masing.
Selain itu, bantuan kuota juga dapat dicek melalui aplikasi operator masing-masing. Terdapat cara lain pengecekan bantuan kuota dengan format sesuai operator, seperti
a. XL Pengguna XL dapat melalui UMB *123#, kemudian pilih 7. INFO > pilih 1. Info kartu XL-ku > pilih 6. Info paket > pilih 3. Terus belajar. Selain itu, bisa melalui *1237163#.
b. Telkomsel Sementara itu, pengguna Telkomsel dapat mengeceknya dengan mengakses *363#. (Kompas)

Editor : Redaksi KMM

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply