Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Manhole Trotoar Ahmad Yani Dinilai Tidak Sesuai Spek

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, meninjau manhole trotoar yang berada di Jalan Ahmad Yani, manhole dinilai kurang kuat dan tidak sesuai spek.

Manhole merupakan lubang parit yang digunakan sebagai akses utilitas bawah tanah, untuk melakukan inspeksi pemeliharaan dan peningkatan sistem.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Amir Tosina mengatakan, besi manhole diasumsikan masyarakat tidak terlalu kuat, terlihat besi yang digunakan tidak begitu tebal, maka dikhawatirkan akan gampang patah dan bisa membahayakan. Apalagi terlihat banyak kendaraan yang parkir diatas trotoar.

“Besi yang digunakan terlihat tipis tidak sesuai spek, takutnya akan patah jika ditempati atau dilalui kendaraan, kita lihat sendiri banyak kendaraan yang terparkir di atas trotoar,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, hadirnya Bapelitbang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang yang melihat langsung menhole dan trotoar tersebut, mereka menjamin jika ada kerusakan akan segera diganti atau diperbaiki.

“Bapelitbang sudah meninjau bersama kita hari ini, mereka akan menjamin jika ada kerusakan mereka akan bertanggung jawab,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amir Tosina meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang untuk melakukan pengawasan terkait keamanan trotoar, mengingat anggaran yang dialokasikan cukup besar jangan sampai sia-sia. “Dishub harus lakukan pengawasan jangan sampai anggaran yang dialokasikan kesini akan sia-sia karena cepat rusak,” ungkapnya.

Kabid Prasarana dan Pengembangan Wilayah Bapelitbang Bontang, Noni Agetha menyampaikan,
Bapelitbang dasarnya hanya bertugas sebagai perencanaan, untuk penertiban perda dari Satpol-PP bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk penertiban parkir kendaraan. Pada dasarnya trotoar dibangun untuk pejalan kaki bukan untuk parkiran kendaraan, untuk parkiran sudah disediakan sendiri, diharapkan kesadaran masyarakat juga untuk tidak memarkir kendaraan di atas trotoar.

Baca Juga  Ganjar Mahfud soal Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen: Itu Mudah

“Kita upayakan nanti memasang rambu-rambu dilarang parkir,” ungkapnya pada kitamudamedia.com, Senin (22/1/2024).

Reporter : Yulia.C
Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply