Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Usai Berlaga di LSI, Tim Rajawali FC Bontang Dikabarkan Tak Bisa Pulang, Ini Kata Ketua Rombongan

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Tim sepak bola asal Kota Bontang Rajawali FC dikabarkan tidak bisa pulang ke Bontang lantaran tak memiliki cukup dana, usai mengikuti Liga Sentra Indonesia (LSI) di Jakarta, sejak 26 Juni 2024 lalu.

Dijelaskan Ketua rombongan Rajawali FC, Syarifuddin dirinya bersama 27 orang lainnya benar mengalami kesulitan dana untuk membeli tiket pulang. Pasalnya selain harga tiket yang terbilang mahal, anggaran tiket pulang yang sebelumnya dijanjikan seseorang batal diberikan.

“Apa yang terjadi pada kami, 28 orang rombongan Rajawali FC saat ini adalah musibah, tapi bukan terlantar, hanya saja tidak memiliki dana yang cukup untuk beli tiket pulang ke Bontang. Kalau terlantar kan namanya tidak punya tempat tinggal dan terlantung-lantung di jalanan, saya meluruskan isu yang beredar, kami tidak terlantar tapi kami membutuhkan bantuan dana untuk tiket pulang,” ungkapnya saat dikonfirmasi redaksi, Senin (01/7/2024).

Kata Syarifuddin, sejatinya Rajawali FC mengikuti LSI memang atas rencana sendiri dan menggunakan dana mandiri. Persiapan dana secara matang sudah dilakukan. Sebelumnya tim meminta bantuan Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris. Dari diskusi tersebut, tim mendapatkan bantuan dana berupa pokir dalam bentuk kegiatan pekan budaya, hasilnya akan digunakan untuk rombongan Rajawali FC berangkat bertanding hingga pulang kembali ke Bontang.

“Kami dikasih pokir Rp 300 juta untuk di anggaran perubahan, untuk kegiatan pekan budaya. Nah rencananya akan ada pihak ketiga yang membantu menjalankan kegiatan tersebut, rencananya nanti kita kerjakan sama-sama, dan kami dibantu dulu tiket pulang untuk rombongan, tapi kami (rombongan) baru mendapat kabar kalau si pihak ketiga ini sedang terkena musibah, jadi batal membelikan kami tiket pulang,” paparnya.

Baca Juga  Bontang City Carnival dan Pawai Budaya Digelar 23 Oktober 2022

“Namanya musibah, ini musibah mba, tapi kami alhamdulillah tidak terlantar untuk tempat tinggal, kami saat ini tinggal di rumah salah satu keluarga pemain, kalau untuk makan anak-anak ada saja dana dari teman-teman,” tuturnya.

Ia berharap, masyarakat dan Pemerintah Bontang dapat membantu agar rombongan bisa kembali ke Bontang.

“Kami akui, pihak kami (Rajawali FC) memang tidak ada mengajukan proposal. Memang kami yang salah dari awal kegiatan tidak ada mengajukan proposal, tapi kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah,” tuturnya.

Reporter : Yulia.C
Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply