Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Debat Pilkada Kedua, Ketua KPU Bontang Minta Paslon Beradu Program dan Visi Misi

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar debat publik kedua calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang pada Selasa (20/11/2024) di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Debat ini mengusung tema “Pembangunan Menuju Kawasan Industri Ideal dalam Mewujudkan Bontang Sentosa.”

Ketua KPU Kota Bontang, Muzarrobby Renfly, menyampaikan bahwa debat kedua ini tidak jauh berbeda dengan debat pertama yang telah dilaksanakan di Bontang pada 10 November 2024 lalu. Dalam debat ini, para pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang akan kembali memaparkan visi, misi, dan program unggulan masing-masing.

“Debat pertama dan kedua tidak jauh berbeda. Saya harap debat kedua dapat berjalan lancar dan kondusif. Para paslon diharapkan mampu memaparkan visi dan misi mereka kepada masyarakat demi kemajuan Kota Bontang,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Robby menjelaskan bahwa debat ini bukan ajang adu fisik ataupun saling menjatuhkan. Sebaliknya, debat menjadi ruang bagi para calon untuk beradu ide, gagasan, serta program unggulan yang positif demi pembangunan Kota Bontang.

“Saya harap tiap paslon bisa beradu argumentasi secara positif dan tidak saling menjatuhkan,” tambahnya.

Ia juga berharap seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bontang 2024 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Sebagai informasi, debat kedua ini mengangkat empat subtema penting, yakni:

1. Pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis green economy dan investasi, yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Bontang.

2. Pengembangan kawasan ramah disabilitas dan perlindungan anak-anak.

3. Daya dukung lingkungan, sanitasi kesehatan lingkungan, dan penyediaan air bersih.

4. Pengembangan kawasan industri hijau berbasis kelautan, pariwisata, ekonomi kreatif yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga  Launching Tim Persikutim United, Ini Harapan Bupati

Reporter: Yulia C
Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply