KITAMUDAMEDIA,Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat lonjakan pertumbuhan pariwisata yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Kukar mencapai lebih dari 3,5 juta orang sejak tahun 2022 hingga 2024.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif telah menjadi bagian integral dari strategi pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas destinasi wisata dan penguatan desa wisata menjadi kunci dari keberhasilan tersebut.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat potensi pariwisata lokal melalui peningkatan infrastruktur dan pengembangan atraksi berbasis budaya serta alam,” ujar Edi, beberapa waktu lalu.
Statistik mencatat bahwa pada tahun 2022 Kukar menerima kunjungan 1.041.886 wisatawan domestik. Jumlah itu melonjak pada 2023 menjadi 1.500.126 orang, sebelum menurun sedikit pada 2024 menjadi 1.035.946 orang. Totalnya, dalam tiga tahun, Kukar berhasil menarik 3.577.958 wisatawan domestik.
Kunjungan wisatawan asing juga mengalami peningkatan yang mencolok. Tahun 2022 mencatat 632 kunjungan turis asing, meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2023 menjadi 1.530 orang, lalu melonjak lagi di 2024 menjadi 3.650 orang. Total kunjungan wisatawan mancanegara selama tiga tahun terakhir mencapai 5.812 orang.
Pemerintah daerah terus mendorong promosi serta eksplorasi potensi wisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Tenggarong dengan wisata budayanya, Desa Wisata Pela dengan ekowisata dan danau alami, serta wilayah pesisir seperti Muara Badak yang menawarkan wisata bahari, menjadi magnet utama bagi wisatawan.
“Desa-desa wisata menjadi ujung tombak pengembangan pariwisata yang inklusif dan berbasis masyarakat. Ini menjadi cara efektif untuk menumbuhkan ekonomi lokal,” tambah Edi.
Meski menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, sektor pariwisata Kukar tidak lepas dari tantangan. Infrastruktur pendukung, strategi promosi yang lebih dinamis, serta peningkatan kompetensi SDM pariwisata menjadi perhatian Pemkab untuk ditingkatkan.
Ke depan, Kukar akan mendorong penerapan teknologi dalam promosi pariwisata serta memperluas kolaborasi dengan swasta, komunitas, dan pemerintah pusat demi menjangkau pasar wisata yang lebih luas.
“Kami yakin bahwa dengan sinergi dan inovasi, Kukar dapat menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, tidak hanya karena keindahan alamnya tetapi juga karena kekuatan budayanya,” tegas Edi.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor ini secara berkelanjutan. (adv)



