Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Jaring Atlet Disabilitas Berbakat, Dispora Kukar Siapkan Program Talent Scouting

KITAMUDAMEDIA, Tenggarong – Atlet-atlet disabilitas yang berada di bawah pembinaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengukir prestasi membanggakan. Mereka menjadi bagian penting dalam mengharumkan nama daerah, bahkan hingga ke kancah nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menuturkan bahwa kontribusi atlet-atlet ini semakin kuat dari waktu ke waktu. Terutama di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas), para atlet disabilitas Kukar kerap dipercaya memperkuat tim Kalimantan Timur (Kaltim).

“Ini menunjukkan bahwa kita tidak kekurangan atlet berbakat. Mereka rutin berlaga di tingkat nasional, dan hasilnya juga sangat membanggakan,” ujar Ali, Selasa (6/5/2025).

Melihat perkembangan itu, pihaknya menyusun langkah strategis untuk meningkatkan pembinaan atlet disabilitas. Salah satunya dengan merancang program pencarian bakat (talent scouting) yang akan menjangkau seluruh kecamatan di Kukar.

Ali menjelaskan bahwa banyak anak-anak berkebutuhan khusus yang belum tersentuh program pembinaan, padahal mereka memiliki potensi luar biasa di bidang olahraga.

“Selama ini kita hanya mengandalkan yang terlihat di pusat kota. Padahal di kecamatan-kecamatan ada banyak potensi yang belum tergali,” jelasnya.

Ia mencontohkan beberapa atlet berprestasi yang justru berasal dari daerah pelosok, seperti atlet angkat berat dari Tabang dan atlet tenis meja dari Kenohan yang mampu bersaing di tingkat tinggi.

“Ini menjadi bukti bahwa prestasi bisa lahir dari mana saja, asalkan ada perhatian dan pembinaan,” imbuhnya.

Namun, Ali mengakui tantangan terbesar adalah dalam hal akses informasi dan jangkauan ke wilayah terpencil. Karena itu, kehadiran program scouting sangat penting agar semua anak disabilitas memiliki peluang yang sama.

“Pekerjaan rumah kita adalah membuka jalan bagi anak-anak di desa-desa agar mereka punya akses pembinaan dan bisa ikut berkembang seperti atlet lainnya,” pungkas Ali. (adv/dr)

Baca Juga  Dalam Sebulan, 8 Pengedar Sabu Ditangkap

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply