KITAMUDAMEDIA, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk menyediakan pojok laktasi dan ruang bermain anak. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan Bontang menuju predikat Kota Layak Anak (KLA).
Menurut Neni, penyediaan fasilitas ramah anak merupakan bentuk nyata pemenuhan hak ibu dan anak, sekaligus indikator penting dalam penilaian KLA.
“Kami ingin semua kantor, baik OPD, BUMD, sekolah, taman, mal, hingga perkantoran swasta memiliki pojok laktasi dan ruang bermain anak. Ini bukan hanya soal memenuhi indikator penilaian, tapi juga bentuk kepedulian kita terhadap ibu menyusui dan anak-anak,” tegasnya, beberapa waktu lalu.
Neni mengungkapkan bahwa sebagian besar kantor di Bontang hingga kini belum menyediakan fasilitas tersebut. Karena itu, dirinya telah menginstruksikan agar seluruh ruang publik mulai dilengkapi pojok laktasi dan area bermain yang layak bagi anak-anak.
“Saya lihat hampir semua kantor belum menyediakan pojok laktasi. Kita harus ingat, anak-anak bukan orang dewasa mini. Mereka juga punya hak bermain dan mendapatkan ruang yang layak,” tambahnya.
Selain mendorong penyediaan fasilitas fisik, Neni juga menaruh perhatian pada meningkatnya kekerasan seksual terhadap anak. Ia pun meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bontang melakukan survei menyeluruh ke sekolah-sekolah guna memetakan kondisi pergaulan anak dan potensi risikonya.
“Kami sudah siapkan kuesioner untuk diisi oleh para siswa. Ini penting untuk mengetahui bagaimana pergaulan mereka. Dalam mewujudkan Kota Layak Anak, kita juga harus memastikan anak-anak terbebas dari kekerasan, baik secara fisik maupun psikis,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Neni menyerukan kolaborasi semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Untuk itu, kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tutupnya.(*)
Reporter: Yulia C.
Editor: Icha Nawir



