KITAMUDAMEDIA, Bontang – Penantian panjang selama 13 tahun akhirnya terbayar lunas bagi Nawiah, seorang ibu rumah tangga berusia 60 tahun asal Bontang. Demi mewujudkan impian suci menunaikan ibadah haji, Nawiah rela menjual sebidang tanah miliknya. Kini, ia telah kembali ke tanah air dengan penuh syukur.
Nawiah tercatat mulai mendaftar haji sejak 2012. Selama itu pula, ia berjuang mengumpulkan biaya dengan berbagai cara. Dari berkebun, menjual hasil panen, hingga melepas aset berharga.
“Alhamdulillahnya saya ada sebidang tanah saya jual dan beberapa bantuan dari keluarga, akhirnya bisa menunaikan haji tahun ini,” ungkapnya kepada redaksi saat tiba di Pendopo Wali Kota Bontang, Kamis (10/7/2025).
Pengalaman spiritual Nawiah di Tanah Suci makin berkesan karena perjuangan fisiknya tak kalah berat. Dengan kondisi kaki yang tak lagi kuat untuk berjalan dan berdiri lama, ia tetap semangat menjalani seluruh rangkaian ibadah.
“Kaki saya sakit gak bisa lama jalan dan berdiri, tapi alhamdulillah banyak orang baik di sana yang membantu saya, saya sangat bersyukur, di usia saya yang sudah rentan saya masih diberi kesempatan berkunjung ke rumah Allah,” ucapnya sambil meneteskan air mata.
Di lokasi yang sama, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pun menyambut kedatangan para jemaah haji di Pendopo dengan penuh suka cita. Ia mendoakan agar seluruh jemaah yang kembali ke Bontang menjadi haji yang mabrur.
“Alhamdulillah bapak ibu haji tiba dengan sehat dan selamat kembali ke tanah air, insya Allah menjadi haji yang mabrur dan akhlaknya lebih baik,” ungkapnya, Kamis (10/7/2025).(*)
Reporter: Yulia C.
Edior: Icha Nawir



