Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Pemkab Kukar Optimalkan Infrastruktur Tenggarong untuk Atasi Banjir dan Kemacetan

KITAMUDAMEDIA, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memperkuat infrastruktur dasar di Kecamatan Tenggarong sebagai langkah strategis menghadapi tantangan jangka panjang, khususnya terkait peningkatan arus kendaraan dan ancaman banjir tahunan. Pembangunan yang telah memasuki bulan keempat sejak awal 2025 ini meliputi pelebaran jalan utama, pembangunan jembatan baru, perbaikan drainase, hingga penataan bantaran Sungai Tenggarong.

Camat Tenggarong, Sukono, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program pembangunan multiyears yang telah dirancang sejak 2024. Menurutnya, infrastruktur yang tengah dibangun akan menjadi pondasi penting bagi kelancaran mobilitas masyarakat serta peningkatan kualitas hidup warga Tenggarong.

“Fokus kami saat ini termasuk pelebaran Jalan Ahmad Yani, pembangunan jembatan pengganti jembatan besi lama, serta sistem drainase untuk kawasan rawan banjir. Semua ini kami lakukan demi menciptakan kenyamanan jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Sukono, Selasa (15/7/2025).

Tantangan Lalu Lintas Selama Pengerjaan

Meski manfaatnya diyakini akan dirasakan dalam jangka panjang, aktivitas pembangunan sementara ini memang menimbulkan sejumlah kendala lalu lintas. Penerapan sistem buka-tutup jalan di beberapa titik proyek mengakibatkan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Sejumlah warga pun mengeluhkan lamanya waktu tempuh akibat penyempitan jalan. Syaifudin, salah seorang warga yang setiap hari melewati lokasi proyek, menyampaikan harapannya agar pemerintah menambah petugas pengatur lalu lintas.

“Perjalanan jadi lama, terutama pagi dan sore. Harusnya ada petugas yang bantu atur, supaya lalu lintas tetap lancar,” ungkapnya.

Respons Pemerintah dan Sosialisasi

Menanggapi hal itu, Sukono memastikan pihak kecamatan bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah melakukan sosialisasi sejak awal tahun. Sosialisasi melibatkan ketua RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat guna memastikan dukungan penuh dari warga.

Baca Juga  Indikator Tracing Masih Tinggi, PPKM di Bontang Bertahan di Level 3

“Kami terbuka dengan masukan warga. Pengaturan arus lalu lintas akan kami koordinasikan kembali, termasuk kemungkinan penempatan petugas jaga tambahan di titik padat,” ujarnya.

Sukono juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan dukungan masyarakat yang tetap kooperatif meski terdampak langsung oleh pembangunan. Ia menilai, keterlibatan aktif warga sangat membantu memperlancar jalannya proyek.

Proyek Strategis untuk Jangka Panjang

Lebih jauh, Sukono menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan memiliki dampak strategis untuk masa depan Tenggarong. Infrastruktur jalan dan jembatan yang lebih baik akan memperlancar arus kendaraan yang semakin meningkat, sementara sistem drainase baru diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir musiman yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

“Dampaknya memang terasa saat ini, tetapi hasilnya nanti akan menjadi solusi jangka panjang. Tenggarong membutuhkan infrastruktur yang lebih kuat agar bisa tumbuh menjadi kota yang modern, nyaman, dan bebas dari masalah klasik seperti banjir dan macet,” pungkasnya.

Dengan proyek ini, Pemkab Kukar berharap Kecamatan Tenggarong dapat berkembang lebih pesat dan menjadi pusat aktivitas yang representatif bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun mobilitas sehari-hari.(*Adv)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply