
KITAMUDAMEDIA, Kutim – Dalam menjalankan roda pemerintahan, Kecamatan Sangatta Utara terus menekankan pentingnya komunikasi dua arah dengan seluruh desa di wilayahnya. Di bawah kepemimpinan Camat Hasdiah, pola kepemimpinan partisipatif menjadi kunci terciptanya hubungan kerja yang harmonis antara kecamatan dan desa.
Keberhasilan pembangunan di tingkat desa tidak hanya bergantung pada alokasi anggaran, tetapi juga pada seberapa baik komunikasi antara pihak kecamatan dan perangkat desa.
Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien.
“Alhamdulillah, koordinasi dengan desa-desa di wilayah Sangatta Utara berjalan lancar. Mereka sangat terbuka dan aktif menyampaikan perkembangan serta kendala di lapangan,” ujar Hasdiah, Senin (10/11/2025).
Ia menjelaskan, pihak kecamatan rutin melakukan rapat koordinasi dan pendampingan, terutama saat desa menyusun rencana pembangunan dan laporan keuangan.
Melalui pendampingan ini, kecamatan berperan memastikan agar perencanaan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan daerah.
“Kita tidak hanya membina, tapi juga mendengarkan. Desa punya potensi dan aspirasi yang berbeda-beda, dan itu harus kita akomodasi dalam perencanaan bersama,” jelasnya.
Hasdiah menambahkan, pendekatan partisipatif ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan antara pemerintah desa dan kecamatan. Desa kini lebih aktif dalam melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari musyawarah hingga pelaksanaan program.
Selain pendampingan teknis, Kecamatan Sangatta Utara juga berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di desa. Melalui pelatihan dan bimbingan administrasi, aparatur desa diharapkan semakin memahami mekanisme pemerintahan dan tata kelola keuangan yang baik.
Bahwa komunikasi efektif dan keterlibatan aktif semua pihak menjadi pondasi utama dalam membangun wilayah yang tangguh. “Kita ingin semua unsur pemerintahan di tingkat bawah bergerak bersama, karena pembangunan hanya akan berhasil kalau dikerjakan secara kolektif dan transparan,” tutupnya.(ADV)



