Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Bangun Generasi Cerdas, Kutim Perkuat Intervensi Kesehatan Remaja dan Balita untuk Cegah Stunting

KITAMUDAMEDIA, Kutai Timur – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilakukan secara serius melalui intervensi kesehatan berkelanjutan untuk mencegah stunting.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim menilai bahwa pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Plt Kepala Dinkes Kutim, Sumarno, mengungkapkan bahwa pendekatan yang digunakan bukan hanya menargetkan bayi dan balita, tetapi dimulai dari masa remaja.

“Remaja putri harus sehat terlebih dulu agar kelak menjadi calon ibu yang siap secara fisik, karena itu intervensi dimulai dari pemberian tablet tambah darah kepada remaja,” jelasnya, Senin (24/11/2025).

Setelah fase remaja, perhatian diberikan pada ibu hamil melalui pemeriksaan berkala, edukasi gizi, dan pendampingan kesehatan untuk memastikan tumbuh kembang janin berlangsung optimal.

Pada fase melahirkan dan menyusui, tenaga kesehatan membantu keluarga agar bayi mendapatkan nutrisi yang tepat sejak awal kehidupan.

Fase terakhir menyasar balita, dengan pemantauan tumbuh kembang dan intervensi jika ditemukan tanda-tanda gangguan pertumbuhan.

Sumarno menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan fisik, melainkan berdampak langsung terhadap kecerdasan dan kemampuan anak dalam belajar dan berkembang.

“Ketika perkembangan otak tidak maksimal, masa depan anak juga ikut terdampak. Itu sebabnya pencegahan stunting menjadi prioritas tinggi,” tegasnya.

Program pencegahan stunting yang dijalankan Kutim selaras dengan misi pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan membangun sumber daya manusia unggul.

Melalui kegiatan berbasis layanan kesehatan, edukasi keluarga, peningkatan gizi, dan dukungan lintas sektor, Dinkes Kutim menargetkan penurunan signifikan kasus stunting setiap tahun.

Dinkes berharap seluruh keluarga, sekolah, dan lapisan masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga tumbuh kembang anak.

Baca Juga  DPMPTSP Kota Bontang Terima Kunker DPRD Pangkep

Dengan kolaborasi menyeluruh, Dinkes Kutim optimistis dapat melahirkan generasi penerus yang kuat, sehat, dan cerdas.(ADV)

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply