KITAMUDAMEDIA, Bontang — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Bontang Open 2025, yang untuk pertama kalinya digelar di level kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
Event ini berhasil menarik perhatian dan partisipasi atlet dari berbagai daerah, mulai dari Berau, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan tentu tuan rumah Bontang. Kejuaraan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pembinaan olahraga pencak silat serta memperluas ruang kompetisi bagi atlet muda.
Kepala Bidang Olahraga Dispopar Bontang, Andi Parerengi, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan kualitas atlet.
“Kami sangat mensupport kegiatan seperti ini sebagai ajang uji coba kemampuan atlet, sekaligus bentuk pembinaan yang terus kami dorong bagi atlet yang berlaga,” ujarnya kepada redaksi, Sabtu (29/11/2025).
Ia menegaskan bahwa pengalaman bertanding menjadi modal penting dalam mempersiapkan atlet menuju kompetisi yang lebih besar.
“Pengalaman tanding itu perlu untuk atlet menuju kompetisi lebih tinggi. Bontang Open ini skala nasional, jadi sangat baik untuk peningkatan mental dan teknik bertanding,” imbuhnya.
Andi berharap melalui kejuaraan ini lahir banyak talenta potensial yang mampu menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga dengan kegiatan ini bisa lahir atlet yang berprestasi ke tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.
Dispopar menilai penyelenggaraan event olahraga seperti Bontang Open juga berdampak positif terhadap penguatan ekosistem olahraga daerah serta mendorong meningkatnya minat generasi muda terhadap pencak silat.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat sampai Minggu (30/11/2025), ini diikuti kurang lebih 600 peserta dari enam kabupaten/kota, dengan berbagai kategori mulai usia dini sampai praremaja. (Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



