Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Pesta Laut Bontang Kuala ke-29 Digelar, Neni Ajak Warga Jaga Kelestarian Laut

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pesta Laut Bontang Kuala ke-29 kembali digelar sebagai agenda budaya masyarakat pesisir Kota Bontang. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Bontang mengajak masyarakat menjaga kelestarian laut yang menjadi sumber kehidupan warga pesisir, Rabu (17/12/2025).

Agenda budaya tahunan ini menjadi ruang pelestarian tradisi sekaligus penguatan identitas budaya maritim Kota Bontang yang tumbuh dari kehidupan masyarakat pesisir.

Pembukaan Pesta Laut 2025 diawali dengan penampilan tarian Nusantara, dilanjutkan prosesi pemasangan podong di kepala para pejabat yang hadir. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ritual adat Balai Pompong, yakni prosesi mengelilingi balai sebagai simbol tolak bala serta doa keselamatan bagi masyarakat Bontang Kuala.

Rangkaian kegiatan ini turut dihadiri rombongan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 yang dipimpin Sultan Aji Muhammad Arifin. Kehadiran Kesultanan menambah kekhidmatan pelaksanaan upacara adat yang sarat makna tersebut.

Ketua Panitia Pesta Laut Bontang Kuala 2025, Agung Anugrah, mengatakan Pesta Laut merupakan upacara adat masyarakat pesisir yang dirangkai dengan berbagai pergelaran seni dan budaya daerah. Kegiatan ini diisi pertunjukan tari, musik tradisional, olahraga rakyat, hingga perlombaan di atas laut.

“Berbagai lomba digelar, seperti balap kapal, dayung, tarik tambang di atas perahu, tombak duyung, serta prosesi adat. Tujuannya untuk mengembangkan dan melestarikan budaya lokal sekaligus menjadikan Bontang Kuala sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya.

Perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pangeran Setia, mengapresiasi Pemerintah Kota Bontang dan masyarakat yang dinilai konsisten menjaga warisan budaya pesisir hingga saat ini.

“Sudah semestinya masyarakat Kota Bontang menjaga budaya yang diwariskan secara turun-temurun,” ungkapnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa Bontang Kuala merupakan wilayah pesisir tertua di Kota Bontang. Ia menjelaskan, pada masa lalu sekitar 70 persen wilayah Bontang merupakan kawasan pesisir, sementara 30 persen lainnya daratan dan permukiman. Namun, kondisi tersebut kini berbalik, sehingga kesadaran menjaga laut menjadi semakin penting.

Baca Juga  BKSDA :Sering Diberi Makan, Pemicu Buaya Muncul ke Permukiman Warga Guntung

“Ayo kita jaga kelestarian laut kita. Jangan membuang sampah sembarangan ke laut agar keindahan laut Bontang tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Neni menegaskan Pesta Laut tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pesta Laut ini bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat. Insyaallah kita semua berkomitmen melestarikan budaya pesisir dan menjaga kelestarian laut di Kota Bontang,” pungkasnya.

Pesta Laut Bontang Kuala 2025 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (21/12/2025) dengan berbagai agenda perlombaan di laut, mulai dari lomba perahu, tombak ikan, hingga tarik tambang di atas perahu.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply