Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Empat ASN Bontang Positif Narkoba, Tiga dari Disdamkartan

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Tes urine mendadak yang digelar Pemerintah Kota Bontang bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang pada Kamis (18/12/2025) mengungkap temuan serius. Empat aparatur sipil negara (ASN) teridentifikasi positif narkotika.

Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramadan, menyebutkan hasil pemeriksaan menunjukkan tiga ASN berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) serta satu ASN dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang.

“Hasil pemeriksaan akan kami sampaikan secara resmi ke Pemerintah Kota Bontang untuk ditindaklanjuti,” ujar Lulyana, Kamis (18/12/2025)

Ia menjelaskan, keempat ASN tersebut akan menjalani asesmen di BNNK Bontang untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, apakah rehabilitasi rawat jalan atau rawat inap.

Lulyana juga mengimbau ASN yang telah terlanjur menggunakan narkotika agar melapor secara sukarela ke BNN sebelum terjaring razia. Menurutnya, pelaporan mandiri merupakan langkah terbaik untuk pemulihan tanpa konsekuensi sanksi disiplin.

“Jika tertangkap dalam tes mendadak seperti ini, statusnya tangkap tangan dan berimplikasi pada pelanggaran disiplin ASN. Namun, bila datang secara sukarela untuk rehabilitasi, tidak dikenakan sanksi administrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Bontang, Dasuki, menyayangkan masih adanya ASN yang terlibat penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan menutup mata.

“Ini menjadi keprihatinan bersama. Kami meminta BKPSDM menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Pembinaan dan sanksi pasti akan diberikan,” kata Dasuki.

Ia menambahkan, penyalahgunaan narkotika tidak hanya merugikan ASN yang bersangkutan, tetapi juga mencoreng institusi serta berdampak pada keluarga mereka.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Sepanjang Ramadan, Puluhan Sepeda Motor Diamankan Polisi karena Balapan Liar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply