KITAMUDAMEDIA, Bontang – Forum Lingkar Pena (FLP) Bontang berkolaborasi dengan PT Indominco Mandiri (IMM) meluncurkan empat buku berbasis kearifan lokal dalam rangkaian pelatihan menulis cerita anak, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan berlangsung di Auditorium 3 Dimensi dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai latar belakang. Selain peluncuran buku, acara ini juga diisi dengan pelatihan menulis cerita anak sebagai upaya menumbuhkan minat serta kemampuan literasi masyarakat.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Forum Lingkar Pena Bontang Kartini Hilmatunnida dan Ketua Forum Lingkar Pena Sangatta Asrah Arsyad.
Ketua Forum Lingkar Pena Bontang, Kartini Hilmatunnida, menyampaikan bahwa buku yang diluncurkan dalam kegiatan ini terdiri atas Buku Cerita Rakyat dan Anak Kota Bontang yang memuat legenda Pulau Beras Basah, Legenda Guntung, Asal Usul Tanjung Laut, serta Asal Usul Rawa Indah, termasuk cerita anak dengan latar Kota Bontang.
Selain itu, turut diluncurkan buku Cahaya dari Desa, kumpulan esai karya mahasiswa penerima beasiswa PT Indominco Mandiri, serta Nyala di Bumi Etam, kumpulan feature tentang tokoh-tokoh inspiratif di Kota Bontang dan Kutai Timur.
Satu buku lainnya yakni Jangan Mengganggu Anak Orang, karya tunggal Kartini Hilmatunnida, yang mengangkat isu anti perundungan. Buku tersebut diterbitkan oleh Balai Bahasa Kalimantan Timur pada 2025.
“Kearifan lokal merupakan kekayaan budaya yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan, sosial, dan etika. Melalui karya tulis, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diwariskan kepada generasi muda sekaligus memperkuat identitas daerah,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara FLP Bontang dan PT IMM dapat terus berlanjut serta menjadi wadah pembinaan penulis, khususnya dalam menghasilkan karya-karya literasi yang berakar pada budaya lokal.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



