Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Puasa Ramadhan Bisa Tingkatkan Kesehatan Usus, Ini Tips dari Dokter

KITAMUDAMEDIA — Menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesehatan usus. Hal ini efektif asalkan seseorang tidak mengonsumsi makanan secara berlebih saat sahur atau buka puasa, serta asupan air dan seratnya tercukupi.

Dokter spesialis gastroenterologi dan Hepatologi dr Sheikh Anwar Abdullah, menjelaskan bahwa selama puasa tubuh memproduksi lebih sedikit asam lambung, memberi sistem pencernaan waktu untuk beristirahat dan mengurangi peradangan.

Meski begitu, konsumsi makanan pedas, berlemak, dan kurang hidrasi kerap memicu keluhan pencernaan umum seperti kembung, mulas, dan sembelit.

“Penyebab utama masalah pencernaan biasanya adalah makan berlebihan saat berbuka puasa, mengonsumsi makanan goreng atau pedas, dan asupan air dan serat yang rendah.

Perubahan pola tidur dan berkurangnya aktivitas fisik juga dapat memperlambat pencernaan dan memperburuk sembelit,” kata Anwar seperti dilansir Bernama, Selasa (3/3/2026).

Untuk itu, Sheikh Anwar menekankan pentingnya sahur yang seimbang yang mencakup karbohidrat kompleks seperti oat atau beras merah.

Lalu sumber protein seperti telur, ikan, atau tahu, dan buah-buahan dengan kandungan air tinggi, termasuk semangka dan mentimun.

Bagi individu dengan intoleransi laktosa, ia merekomendasikan yoghurt karena kandungan probiotiknya, sementara makanan pedas dan berminyak sebaiknya dihindari karena dapat mengiritasi lambung dan memicu mulas.

Saat berbuka puasa, Sheikh Anwar juga menyarankan untuk memulai dengan air putih dan beberapa kurma. Kemudian jeda singkat seperti melaksanakan salat Maghrib, sebelum melanjutkan dengan makan utama.

“Pastikan makanan iftar Anda mengandung keseimbangan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat,” kata dia.

la juga menekankan pentingnya memberi jeda dua hingga tiga jam antara makan terakhir dan waktu tidur untuk mengurangi risiko refluks dan ketidaknyamanan pencernaan lainnya. Untuk mencegah sembelit, ia merekomendasikan untuk mengonsumsi antara dua dan 2,5 liter air dari iftar hingga sahur.

Baca Juga  Harga BBM Non Subsidi Pertamina di Seluruh SPBU Resmi Turun!

“Minumlah secara bertahap daripada dalam jumlah besar sekaligus. Sertakan buah-buahan yang kaya air dan batasi kafein, yang dapat menyebabkan dehidrasi,” kata dia.

Sumber: republika.co.id| Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply