KITAMUDAMEDIA, BALIKPAPAN – Strategi Pemerintah Kota Bontang dalam menekan angka pengangguran mendapat perhatian di tingkat regional. Tak hanya meraih penghargaan Terbaik I kategori kota dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni juga diminta memaparkan strategi tersebut di forum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan itu diserahkan dalam seremoni di Platinum Hotel Balikpapan, Selasa (5/5/2026). Neni menerima langsung penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Bontang dinilai menjadi daerah dengan kinerja terbaik dalam kategori penurunan tingkat pengangguran di wilayah Kalimantan. Atas capaian itu, pemerintah daerah juga memperoleh dana insentif sebesar Rp3 miliar.
Dalam forum tersebut, Neni memaparkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Sinergi dengan dunia usaha sangat menentukan. Dari situlah peluang kerja terbuka lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Neni, penghargaan itu merupakan hasil kerja seluruh perangkat daerah, terutama Dinas Ketenagakerjaan yang menjalankan program penyerapan tenaga kerja secara konsisten.
“Alhamdulillah, ini bukti bahwa kerja keras dan konsistensi membuahkan hasil. Bontang dipercaya sebagai terbaik pertama dalam upaya menekan pengangguran,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat program pembangunan di sektor lain, termasuk penanganan stunting, kemiskinan, dan lingkungan.
“Kita tidak hanya fokus pada ketenagakerjaan, tapi juga penurunan stunting, kemiskinan, hingga isu lingkungan. Semua harus bergerak bersama,” tambahnya. (*)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



