Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Tak Hanya Razia, DPRD Bontang Dorong Cara Lain Atasi Balap Liar

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Penertiban puluhan sepeda motor yang terjaring balap liar di kawasan Kantor Wali Kota Bontang dinilai perlu dilakukan. Namun, DPRD Bontang menegaskan razia saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan yang terus berulang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan balap liar membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan. Karena itu, selain penegakan hukum, pemerintah juga perlu menyiapkan wadah yang aman bagi generasi muda yang memiliki minat di dunia balap motor.

Menurutnya, bakat dan hobi para pebalap muda perlu diarahkan ke kegiatan yang lebih terorganisasi dengan standar keselamatan yang jelas.

“Kalau ada kegiatan balap atau latihan, harus dilakukan dengan standar keselamatan yang memadai. Jangan sampai anak-anak balapan tanpa perlengkapan yang layak karena risikonya sangat besar,” ujar Winardi kepada awak media, Selasa (2/6/2026).

Ia menegaskan keselamatan harus menjadi syarat utama apabila kegiatan latihan balap difasilitasi secara resmi. Penggunaan helm standar balap, wearpack, dan perlengkapan keamanan lainnya tidak boleh diabaikan.

Winardi juga mendorong komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, dan komunitas balap motor untuk mencari solusi yang dapat mengakomodasi minat anak muda tanpa mengesampingkan faktor keselamatan.

“Kalau memang ada kebutuhan tempat latihan atau kegiatan balap yang teratur, bisa dibicarakan bersama. DPRD siap memfasilitasi pertemuan dengan OPD terkait dan kepolisian untuk mencari solusi yang terbaik,” katanya.

Menurut dia, Satlantas Polres Bontang perlu dilibatkan dalam menentukan lokasi apabila nantinya disiapkan area khusus untuk latihan balap. Lokasi tersebut harus aman, jauh dari permukiman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Meski mendukung pembinaan bagi pegiat otomotif, Winardi menegaskan kawasan Kantor Wali Kota Bontang bukan tempat yang diperuntukkan bagi aktivitas balap.

Baca Juga  Cerita Arni Selama Diisolasi, Pasien Positif Corona yang Dinyatakan Sembuh

“Pada prinsipnya bukan melarang anak-anak menyalurkan hobinya. Yang terpenting adalah keselamatan. Jika ada tempat yang sesuai, aturan yang jelas, dan standar keamanan yang dipenuhi, tentu itu jauh lebih baik dibanding balap liar di jalan umum,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply