KITAMUDAMEDIA, Bontang – Warga Selambai Kelurahan Loktuan berinisial N (40) yang tewas secara tragis di depan SPBU Kilometer (KM) 3 Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing pada Minggu (4/2/2024) sekira pukul 20.10 Wita diduga memiliki gangguan kejiwaan.
Babinsa Belimbing Serka Aris Defianto menjelaskan, informasi para pengunjung di SPBU, korban sempat mengancam akan memecahkan ban kendaraan pengunjung di kawasan tersebut dengan 2 senjata tajam (sajam) di tangannya.
“Memang korban memiliki keterbelakangan mental. Jadi bukan juru antrean, memang kadang sering ke situ (SPBU KM3, red). Kadang kendaraan orang di foto-foto. Saya juga pernah difoto sekitar dua bulan yang lalu,” ungkapnya, saat dihubungi, Senin (5/2/2024).
Pria berbaju jingga tersebut lantas berdiri di antara truk yang sedang mengantre BBM. Nahas, sopir truk yang diketahui berinisial SA (32) tidak melihat korban berada tepat di depan truk yang dikemudikannya. Kecelakaan tersebut pun tak terelakkan. Kaki kanan N terlindas hingga tulangnya remuk. Ia pun meregang nyawa dalam insiden tersebut.
“Yang menabrak merupakan supir pengganti. Jadi supir aslinya takut karena ada ancaman sajam, jadi teman supir mengambil alih mobil. Sopir tidak melihat kalau korban masih berada di bawah tepat di depan mobil truk,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, korban sempat dibawa ke RS PKT dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.30 wita.
“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh RS PKT,” ungkapnya.
Sementara SA yang merupakan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Korban pun telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(*)
Reporter : Yulia.C
Editor : Redaksi



