KITAMUDAMEDIA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menekankan pentingnya penguasaan bahasa dan budaya literasi sebagai modal utama bagi masyarakat Kalimantan Timur dalam menyambut hadirnya Ibu Kota Negara (IKN).
Menurutnya, kebiasaan malas membaca dan kecenderungan pada informasi instan menyebabkan masyarakat sulit bersaing secara global.
“Negara ini sedang bersaing di ranah teknologi dan informasi. Tanpa literasi, kita hanya akan jadi konsumen, bukan pelaku,” tegas Sapto.
Ia mengajak agar kurikulum pendidikan, baik formal maupun informal, mulai memperkuat pembelajaran multibahasa dan literasi digital agar generasi muda siap menghadapi tantangan global.
“Kita tidak ingin masyarakat Kaltim hanya jadi penonton di negeri sendiri saat IKN aktif nanti,” tambahnya.
(Adv) Editor: Redaksi.



